Sertifikasi Tanah di Purworejo Lampaui Target

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Hasil proses sertipikasi hak atas tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Kabupaten Purworejo melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Kantor Pertanahan Purworeho berhasil melakukan inventarisasi 51.085 bidang tanah, atau terealisasi 102,17 persen dari target 50.000 bidang.

Hasil kegiatan pemetaan bidang tanah sepanjang 2019 juga naik 109,64 persen dari target. "Untuk bidang tanah, kami mendapat target 66 ribu dan terealisasi 72.364 peta bidang," tutur Kasi Penyelesaian Masalah dan Pengendalian Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Purworejo Tukiran, mewakili Kepala Kantor Pertanahan Purworejo Suwitri Irianto, kepada KRJOGJA.com, Kamis (12/12).

Kegiatan PTSL menyasar 109 desa di Purworejo. Program dilaksanakan di Kecamatan Purwodadi dengan sasaran 40 desa, Kecamatan Ngombol 57 desa, sedangan 12 desa lai  tersebar di 12 kecamatan. Kantor Pertanahan Purworejo membentuk enam tim untuk menyelesaikan target itu.

Untuk proses sertipikasi, Kantor Pertanahan Purworejo berhasil menerbitkan 22.230 sertipikat tanah. Menurutnya, tidak semua bidang tanah yang diinventarisasi bisa diterbitkan sertipikat. 
Sebab, kata Tukiran, ada bidang yang belum memenuhi syarat, misalnya kepemilikan masih bersama dan belum ada pemecahan hak atas tanah. "Jadi memang tidak secara otomatis keluar sertifikat, namun seluruh bidang itu, kami lakukan pendataan," ungkapnya.

Ditambahkan, sertipikat dibagikan secara bertahap mulai Agustus 2019, sejumlah 3.800 bidang. Presiden Joko Widodo, didampingi Gubernur Ganjar Pranowo, dan sejumlah menteri, menyerahkan secara simbolis kepada warga Purworejo di GOR WR Supratman.

Setelah itu, katanya, menyusul dibagikan 11.798 sertipikat oleh enam tim dengan bantuan panitia di desa. "Sisanya 6.632 bidang, terus dibagikan kepada masyarakat dan tahun ini terdistribusi semuanya," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI