Si Lawet jadi Maskot Pilkada Kebumen 2020

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN KRJOGJA.com – Si Lawet resmi dipilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen sebagai maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020. Pengenalan maskot ini kepada masyarakat dilakukan segenap komisioner KPU Kebumen dalam Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Tahun 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu (04/12/2019).

"Pemilihan Bupati (Pilbup) Kebumen 2020 ini akan digelar pada 23 September 2020 mendatang. Dan, dengan peluncuran ini maka tahapan Pilbup Kebumen 2020 resmi dimulai," ujar Ketua KPU Kebumen, Yulianto MKom.

Acara dihadiri oleh Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, Ketua DPRD Kebumen, H Sarimun SSy, Forkopimda Kebumen, anggota KPU Jawa Tengah, Paulus Widiantoro dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kebumen, Arif Supriyanto.

Dipilihnya Si Lawet sebagai maskot Pilbup Kebumen 2020 menurut Yulianto berdasarkan kajian sebuah lembaga penelitian bekerjasama dengan KPU Kebumen, setelah jajak pendapat kepada berbagai elemen masyarakat Kebumen, beberapa waktu lalu.

"Si Lawet memang berinspirasikan burung lawet yang merupakan ikon Kebumen. Dalam profilnya, maskot ini tampil dengan menggunakan pakaian adat Kebumen," papar Yulianto.

Ditambahkannya, maskot ini terlihat mengangkat kotak suara pada tangan kanannya yang bermakna bahwasanya KPU Kebumen akan mengawal suara. Juga menjunjung tinggi nilai-nilai Pemilu. Adapun tangan kirinya diangkat sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam agenda politik tersebut.

Selain peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020, KPU Kebumen pada Selasa (03/12/2019) telah meluncurkan pengumuman tentang penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020.

"Jadwal penyerahan syarat dukungan pada tanggal 19 sampai 23 Februari 2020 di Kantor KPU Kebumen. Adapun persyaratan minimal dukungan 69.727 orang yang tersebar di 50 % dari jumlah kecamatan di Kebumen atau sekurang-kurangnya 14 kecamatan di Kebumen," ujar Yulianto. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI