Siaran Lokal Kurang, Beberapa Radio Peroleh Teguran KPID Jateng

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Sejumlah stasiun radio di Kabupaten Temanggung mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah karena masih minim menyampaikan informasi lokal, dialog dan Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Mereka diminta untuk memperkuat program-program tersebut.

“Radio harus memerankan fungsinya, jangan sekadar hiburan dan memutar lagu. Tapi, harus ada fungsi informasi, edukasi, kontrol dan perekat sosial,” kata Wakil Ketua KPID Jateng Asep Cuwantoro, Rabu (19/7/2017).

Sejumlah stasiun radio yang di inpeksi mendadak (sidak) diantara radio Pop, O2, Angkasa 7, Lembaga Penyiran Publik Lokal (LPPL) ERTE FM dan Ofa FM.

Dia mengemukakan sebagaiamana aturan yang ada, ILM wajib 10 persen dari total siaran iklan 20 persen. Kurangnya informasi lokal karena stasiun radio banyak yang mengakses pemberitaan dari media nasional bahkan internasional yang tentu pemberitaanya lebih luas sesuai dengan segmen.

Stasion radio lokal harus menginformasikan daerah sekitar. Berbagai strategi atau langkah dapat ditempuh untuk mendapatkan informasi tersebut. Seperti perekrutan tenaga untuk menggali informasi itu atau partisipasi aktif masyarakat.

Direktur Radio Angkasa 7 Temanggung Iman Bintara mengatakan telah berusaha semaksimal mungkin memperbanyak ILM. Seperti pada bulan ini yang memproduksi 40 ILM pendidikan. “Disamping ILM internet sehat. Ada 20 ILM yang melibatkan seluruh siswa SMA/SMK  se-Temanggung. Minggu lalu, diisi audisi calon pengisi suara,” katanya.

Dia mengatakan sejak Januari 2016 lalu, radio Angkasa 7 telah mewakafkan diri untuk menjadi radio dengan misi utama edukasi bagi pelajar dan remaja Temanggung. Selain itu, dialog  yang dilakukan radio Angkasa 7 didominasi pengusaha muda dan UKM.

“Tiap hari Rabu UKM kumpul di Angkasa 7. Tiap Minggu forum komunitas. Minggu kemarin, diisi komunitas tuna rungu wicara,” katanya.

Dia menyambut baik kehadiran KPID Jateng yang sangat intensif membina radio-radio di Jawa Tengah pada umumnya dan Temanggung pada khususnya yang memiliki misi edukasi dan tidak sekedar komersial. “Kami berharap, perpanjangan izin radio untuk Angkasa 7 segera turun,” katanya.

Direktur Program LPPL ERTE FM Temanggung Puspitasari Angger Suryaningsih mengatakan kedatangan tim KPID Jateng ingin mengetahui lebih detail kegiatan radio di Temanggung, terlebih dalam hal program. "Walaupun setiap daerah sudah punya pemantau penyiaran tetapi KPID tetap bertanggung jawab untuk  aplikasinya," katanya. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI