Siswa Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai 13 April

Editor: Ivan Aditya

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Sejak dinaikkan status siaga menjadi tanggap darurat virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo langsung menerbitkan Surat Edaran (SE) ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Wonosobo One Andang Wardoyo. SE tersebut berisi tentang layanan penyelenggaraan pendidikan dalam rangka pencegahan, penularan dan penyebaran Covid-19 yaitu siswa belajar di rumah sistem daring (online) maupun luring (offline) yang sebelumnya sampai 29 Maret diperpanjang sampai 13 April 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Wonosobo, M Kristijadi didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Pendidikan, Eko Premono membenarkan perihal terbitnya SE dari Pemkab Wonosobo yang ditujukan untuk seluruh Kepala Satuan Pendidikan se-kabupaten ini terkait perpanjangan pembelajaran siswa di rumah tersebut. “Penetapan kebijakan perihal kelanjutan kegiatan belajar mengajar sistem daring dan luring tersebut, akan terus dievaluasi seiring pekembangan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19,” terangnya, Jumat (27/03/2020).

Selain mengatur tentang kelanjutan pembelajaran tanpa tatap muka, dalam SE tersebut juga diatur tentang ketentuan perihal Ujian Nasional (UN), Kelulusan, dan Kenaikan Kelas. Untuk UN 2019/2020, baik di jenjang SMP/MTs, Program Kejar Paket B maupun Paket C resmi dibatalkan secara nasional.

BERITA REKOMENDASI