Siswa dan Santri di Temanggung Lakukan Gerakan Pilah Sampah

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – World Cleanup Day (Hari Bersih-bersih Sedunia) di Kabupaten Temanggung ditandai dengan gerakan pemilahan sampah oleh para siswa dan santri. Gerakan pilah sampah diawali dengan pemutaran video arahan pemilahan sampah oleh Bupati Temanggung Al Khadziq secara virtual, kemudian para siswa dan santri melakukan pembersihan lingkungan baik di sekolah, pondok pesantren maupun di rumah masing-masing.

Sampah dipilah menjadi tiga golongan yakni organik, anorganik, dan residu. Selanjutnya hasil pemilahan sampah ditimbang dan dilaporkan kepada wali kelas masing-masing. Kegiatan yang dikerjakan itu selanjutnya didokumentasikan berupa foto yang juga dilaporkan ke wali kelas.

Bupati Temanggung Al Khadziq menyampaikan WCD di Temanggung dilaksanakan kegiatan yang melibatkan anak sekolah dan santri, anak sekolah sejak PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA melakukan pemilahan sampah di rumah masing-masing kemudian didokumentasikan dengan foto/video kemudian dilaporkan ke gurunya masing-masing.

Dia mengatakan semua kegiatan itu masuk ke panitia WCD dan kegiatan ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, karena sampah ini kalau tidak diolah dari rumah maka TPA akan selalu penuh. “Sampah residu akan mengotori lingkungan dan hal ini berbahaya bagi lingkungan hidup,” katanya.

Dikatakan kegiatan ini dimulai dari anak-anak agar jiwa kepedulian terhadap lingkungan tertanam sejak dini dan hal ini memang sesuai dengan tema organisasi WCD tahun ini, yakni edukasi kepada anak-anak sekolah.

Selain anak sekolah dan para santri, katanya kegiatan WCD juga dilaksanakan kerja bakti oleh masyarakat di desa-desa yang diorganisir oleh Dewan Persampahan Kabupaten Temanggung untuk melakukan bersih-bersih lingkungan di RT masing-masing dengan dikawal oleh para pegiat sampah rumah tangga dan para vasilitator persampahan desa maupun tingkat kecamatan.

Perlu diketahui Hari Bersih-bersih Sedunia adalah aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan bumi yang bertujuan untuk mengurangi masalah limbah padat dan sampah laut.

Dalam kegiatan World Cleanup Day (WCD) tersebut, Bupati Temanggung melakukan peninjauan di sejumlah sekolah, antara lain di SD Negeri Malebo, Kecamatan Kandangan dan di MTs Ma’arif Padureso, Kecamatan Jumo. (Osy)

BERITA REKOMENDASI