Siswa Malaysia Belajar Permainan Tradisional

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG (KRjogja.com) – Sebanyak 88 siswa Fair View International School Malaysia, belajar aneka permaian tradisional dari Indonesia di SD Negeri 3 Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (02/11/2016). Diantaranya egrang, gobag sodor, lompat tali dan dakon/congklak. Tak hanya itu, mereka juga belajar bersama membuat majalah dinding.

Menurut Kepala SD Negeri 3 Mertoyudan, Sumarman didampingi anggota Komite Sekolah, Sri Lestari mengatakan, kedatangan mereka kesekolahnya tadi, dalam rangka studi banding tentang metode pembelajaran. Dalam kesempatan itu, mereka didampingi 9 guru pendamping.

“Tak hanya studi banding, kami juga mengenalkan sejumlah permainan tradisional Indonesia kepada mereka diantaranya, gobag sodor, lompat tali, egrang dan dakon,” katanya.

Pimpinan rombongan Fair View School International Malaysia, DR Devaseena membenarkan, jika kedatangannya adalah untuk belajar tentang metode pembelajaran di SD Negeri 3 Mertoyudan. “Kami tertarik dengan beberapa metode pembelajaran disini (Indonesia). Karena itu, kami ingin menggali lebih lanjut. Di sisi lain, kami juga ingin belajar aneka permainan tradisional,” katanya.

Dalam kesempatan tadi, juga dilaksanakan seminar tentang sekolah satu atap. Dimana, Fair View School International merupakan salah satu skolah di Malaysia yang melaksanakannya. “Saat ini kami memiliki sekitar 3.000 siswa. Tersebar disejumlah negara bagian di Malaysia. Mereka terdiri dari siswa SD hingga SMA,” imbuh DR Devaseena. (Bag)

BERITA REKOMENDASI