Situs Liyangan, Kota Lama Semarang dan Patiayam Jadi Rumah Peradaban

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta menetapkan tiga rumah peradaban di tiga situs di Jawa Tengah. Tiga situs itu yakni Liyangan di Temanggung, Kota Lama Semarang dan Patiayam di Kudus.

Kepala Balar Yogyakarta Siswanto Jumat (4/11) mengatakan pemilihan menjadi rumah peradaban bukan tanpa alasan. Berdasar kajian akademis secara mendalam dan mempertimbangkan berbagai aspek lain. "Masing-masing situs punya keistimewaan dan kelebihan dibanding situs serupa yang lain," katanya.

Situs Liyangan merupakan pemukiman suci dan pertapa yang masih lengkap. Di sini tidak hanya ditemukan bangunan candi, namun juga hunian dan lahan pertanian, sehingga peninggalan historisnya dari segi lingkungan masih utuh. Situs Liyangan sangat penting karena merupakan satu-satunya tinggalan permukiman Jawa Kuno, dan dari kajian ini lebih gagah dibanding Borobudur atau Prambanan sekalipun.

Kota Lama Semarang terangnya dipilih karena peninggalan itu unik dan masih lengkap dari sisi hunian perkotaan pada zamannya, yang masih ada saat ini. Kota lama ini lebih lengkap dibanding di Jakarta dan kota lain. Sedangkan Situs Patiayam di Kudus terdapat peninggalan historisnya dari segi lingkungan masih utuh. "Situs ini ada di hutan namun masih lengkap sebab dijaga oleh warga setempat," katanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Didik Nuryanto menyambut gembira dengan dijadikannya Situs Liyangan sebagai salah satu rumah peradaban. Pihaknya akan ikut menggali nilai-nilai budaya masyarakat pada Situs Liangan dan kemudian mensosialisasikan pada masyarakat.

"Kami akan tetap bantu pendanaan untuk ekskavasi dan penyelenggaraan even dengan dasar hasil-hasil penelitian dari balar," katanya. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI