Situs Liyangan Sebagai Rumah Peradaban

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Badan Arkeologi Yogyakarta dan Pemkab Temanggung menggelar workshop Situs Liyangan di Dusun Liyangan Desa Purbosari Kecamatan Kandangan dengan peserta pendidik di kabupaten tersebut, Selasa (11/12). 

Kepala Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta Sugeng Riyanto mengatakan workshop sebagai bentuk kegiatan rumah peradaban yakni memberikan informasi pada murid dan pendidik tentang perkembangan hasil penelitian di Situs Liyangan dan sejarah peradaban sejak Pra-Hindu sampai dengan kejayaan masa Hindu-Budha di Liyangan. 

"Kegiatan juga memberikan kesempatan para peserta untuk mendiskusikan isu-isu terkait dengan keberradaan situs," kata Sugeng.

Dia mengatakan sasaran kegiatan adalah tersampaikan berbagai informasi tentang situs Liyangan. Hal ini terkait dengan kekhawatiran bahwa banyak informasi-informasi tentang kawasan ini yang belum diketahui oleh masyarakat umum. 

" Kami berharap kegiatan ini memberikan pengertian dan pemahaman tentang situs Liyangan termasuk isu-isu yang mengikutinya," katanya. 

Dikatakan bentuk kegiatan berupa materi kelas, tugas lapangan, presentasi kelompok dan game. Manfaatnya adalah, meningkatkan pemahaman tentang masa lalu nenek moyang, meningkatkan karakter para peserta didik, rasa bangga, serta jati diri para peserta dan adanya gagasan-gagasan yang mungkin muncul sebagai hasil diskusi. 

Kades  Purbosari Saifudin Ansori mengatakan selain workshop juga digelar pameran peradaban mataram kuno. Balar, Pemkab Temanggung dan Pemdes Purbosari memamerkan temuan benda-benda budaya dan foto terkait Situs Liyangan. " Kami pamerkan benda-benda temuan yang selama ini disimpan, ini agar masyarakat mengetahui dan bangga dengan nenek moyang mereka," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI