Skenario Tambahan Kuota Elpiji 3 Kg Diubah

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram pernah terjadi di Kebumen beberapa hari menjelang Lebaran 2016 lalu, yang sempat menimbulkan kepanikan para konsumennya karena bertepatan dengan tingginya kebutuhan elpiji guna menyambut datangnya lebaran.

"Guna mengantisipasi agar menjelang Lebaran 2017 nanti kejadian semacam itu tak terulang lagi, PT Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen telah menyusun skenario penggelontoran tambahan kuota gas elpiji di bulan Juni 2017 yang berbeda dengan skenario tahun 2016 lalu," ujar Kasi Pengawasan Perdagangan dan Distribusi Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kebumen, Agung Patuh, di ruang kerjanya, Rabu (07/06/2017).

Strategi atau skenario yang akan dilakukan adalah hanya satu kali melakukan penggelontoran tambahan kuota gas elpiji, yaitu beberapa hari mendekati hari H Lebaran 2017. Dengan cara ini, stok elpiji sebelum dan sesudah hari H Lebaran 2017 lebih terjamin.

"Juni 2016 lalu penggelontorannya dilakukan setiap minggu atau di awal dan pertengahan Ramadhan, lalu langsung habis terserap konsumen.Ternyata dampaknya fatal, justru mendekati hari H Lebaran 2016 terjadi kelangkaan akut elpiji," beber Agung.

Disebutkan, Kebumen mendapatkan tambahan kuota gas elpiji 3 kilogram untuk Juni 2017 sebesar 23,12 % dari kuota tetapnya. Adapun kuota tetap gas elpiji 3 kilogram untuk Kebumen adalah 648.180 tabung/bulan. Dengan kuota tambahan sebesar 23,12 %, maka di bulan Juni 2017 Kebumen akan mendapatkan jatah 797.939 tabung. Sedangkan kuota tetap elpiji 12 kilogram sebesar 15.528 tabung per bulan, setelah ditambah 23,12 % menjadi 16.304 tabung. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI