SMAN 1 Mertoyudan Juara Panembrama

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Grup SMA Negeri 1 Mertoyudan, Kabupaten Magelang, berhasil menjadi penyaji terbaik pertama lomba panembrama yang di gelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, di Panggung TIC Borobudur Selasa (15/11/2016). Mereka mengalahkan 9 sekolahan lain yang ikut dalam lomba yang baru tahun kedua ini dilaksanakan dengan tujuan utama menumbuhkan kembangkan kebangaan terhadap seni budaya bangsa tersebut.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Semoga tahun depan, akan semakin banyak sekolah yang ikut. Untuk tahun kedua ini saja, pesertanya sudah naik dua kali lipat dari tahun lalu. Jika sebelumnya hanya lima sekolahan, kini sudah sepuluh," kata Kepala Disparbud Kabupaten Magelang, Drs Edy Susanto, dalam sambutannya.

Sedang tujuan lain dari kegiatan ini, kata Edy, juga untuk melestarikan panembrama sebagai warisan leluhur yang memuat ajaran-ajaran moral agar tidak mudah hanyut dalam pengaruh globalisasi. "Selain itu juga untuk memupuk kerjasama saling menghargai cinta terhadap sesama dan mempererat tali persaudaraan. Jadi harus rutin dilaksanakan," lanjutnya.

Kepala Bagian Kesenian dan Nilai Tradisi, Ahmad Husein, sekaligus Penyelenggara menambahkan, sebagai penyaji terbaik kedua adalah SMAN 1 Muntilan. Disusul SMK Marsudirini Muntilan dan harapan 1 dan 2 meliputi SMAN Dukun dan SMKN 1 Salam. "Yang menarik, dalam lomba tahun ini ada beberapa sekolah yang anggotanya berasal dari luar Jawa. Diantaranya dari SMA Taruna Nusantara yang tiga dari 17 penembangnya, berasal dari Bali dan Samarinda. SMK Marsudirini, juga ada dari Papua. Ini menandakan jika lomba ini bisa juga untuk menjaga kebhinekaan bangsa kita," imbuhnya.

Sementara Yuliana Retnaningsih, guru pendamping dari SMA Taruna Nusantara membenarkan, tiga siawanya yang ikut lomba ini berasal dari luar Jawa. Meliputi, Sang Ayu Made Tamara VP dan Putu Diah Apri Anjali dari Denpasar, Bali serta Ribka Novita Sari dari Samarinda. "Meski dari luar jawa, namun saat nembang lagu-lagu jawa cukup bagus. Hampir tidak ada bedanya dengan yang berasal dari Jawa," ungkapnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI