SMK 1 Purworejo Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Guru dan siswa SMK Negeri 1 Purworejo mengolah sampah organik menjadi pupuk. Keberhasilan itu membuat berbagai komunitas masyarakat dan sekolah lain datang berkunjung untuk menimba ilmu.

Kepala SMK 1 Purworejo Budiyono SPd MPd mengatakan, usaha mengolah sampah organik itu dilakukan setahun terakhir. Usaha pengolahan itu diberi nama Murakabi. "Awalnya karena melihat potensi sampah dedaunan yang tidak termanfaatkan, selama ini hanya dibuang atau dibakar. Maka kami terpikir ide mengolahnya menjadi pupuk," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (29/3).

Sampah dikumpulkan dan diolah di salah satu sudut sekolah. Sekolah membangun sarana pengolahan sampah sederhana dengan peralatan yang dibuat sendiri oleh siswa. Jurusan teknik permesinan dan pengelasan membuat mesin pencampur sampah. 

Instalasi pengolahan pupuk organik di SMK 1 Purworejo. Foto : Jarot Sarwosambodo

Selain sampah daun, pupuk organik juga memanfaatkan kotoran hewan. "Kotoran kami beli dari peternak di sekitar sekolah, lalu prosesnya dengan bakteri starter, seperti proses pembuatan pupuk organik pada umumnya," ungkapnya.

Dalam satu masa pembuatan, instalasi pengolahan itu menghasilkan kurang lebih lima kuintal pupuk. "Pupuk dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan taman dan budidaya pertanian di sekolah. Sebagian juga dijual dan hasilnya dikelola secara profesional, di luar anggaran sekolah," terangnya.

Menurutnya, tujuan pembuatan pupuk bukan untuk perekonomian sekolah. "Yang paling utama adalah sekolah kami bersih dari sampah daun, sejak ada pengolahan, kami tidak pernah menumpuk atau membakar sampah. Sejak ada pupuk, beberapa sekolah, desa bahkan manajemen hotel yang datang berkunjung," tuturnya.

Selain itu, pengolahan pupuk juga sejalan dengan prinsip 5 R yang dianut dunia industri dan diterapkan di SMK 1 Purworejo. "Kami punya prinsip Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Prinsip itu adalah budaya industri dan adanya pengolahan pupuk sama juga kami menanamkan sikap rapi, resik dan rajin kepada siswa," tandasnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI