SMK Kembali Terapkan Enam Hari Sekolah

PURWOREJO (KRjogja.com) – SMK Negeri 1 Purworejo kembali menerapkan enam hari belajar di sekolah mulai tahun ajaran 2016/2017. Sekolah mengajukan permohonan belajar enam hari setelah kesulitan menerapkan kebijakan lima hari sekolah setahun sebelumnya.

Kendala pemberlakukan kebijakan lima hari sekolah karena kondisi fisik dan psikis siswa yang terforsir sehingga kesulitan mengikuti pembelajaran. Selain itu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah itu lumpuh karena kehabisan jam. "Ketika belajar lima hari, siswa selalu pulang pukul 17.15, bahkan kalau ada praktikum mesin, mereka baru selesai jam 19.00," ungkap Budiyono, Kepala SMK 1 Purworejo, kepada KRjogja.com, Selasa (30/8/2016).

Pihak sekolah tidak bisa memanfaatkan waktu setelah pulang sekolah untuk ekstrakurikuler. Manajemen sekolah juga tidak memanfaatkan hari Sabtu dan Minggu untuk kegiatan itu karena mempertimbangkan siswa butuh istirahat serta bersosialisasi dengan keluarganya.

Menurutnya, berbagai upaya dilakukan sekolah dalam mengatur jadwal belajar SMK yang sesuai kurikulum 2013 ditentukan 53 jam perminggu. "Kami lakukan pemampatan dengan ketentuan satu jam tetap 45 menit, ternyata tetap pulang sore. Usaha lain dengan mencoba menghindari pelajaran teori pada jam sore hari karena anak sudah kurang konsentrasi," tuturnya.

Pertimbangan itu, katanya, membuat sekolah mengusulkan kembali ke enam hari sekolah. Dalam penerapannya, siswa sudah selesai belajar di SMK itu pada pukul 15.15. "Kami memang ajukan permohonan, namun jika pemerintah menetapkan sekolah harus lima hari, kami siap menuruti," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Purworejo Drs Muh Wuryanto MM mengemukakan, baru SMK 1 Purworejo yang secara resmi mengajukan permohonan kembali ke enam hari sekolah. Kebijakan lima hari sekolah merupakan anjuran Gubernur Jateng bagi sekolah yang mampu menjalankan, namun sifatnya tidak wajib.

Menurutnya, berdasar evaluasi yang dilakukan sepintas, jenjang SMA tidak mengalami kesulitan menerapkan lima hari sekolah. "Untuk SMK memang ada kendala, dalam hal kurangnya waktu dan jam pelajaran. Namun apabila keberatan, memang bisa mengajukan permohonan kembali ke enam hari," terangnya.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI