SMP 26 Purworejo Juara Umum II Kejuaraan Pencak Silat Dewantara Championship 4

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pesilat muda SMP Negeri 26 Purworejo berhasil merebut Juara Umum II kejuaraan Dewantara Championship 4, yang diselenggarakan UKM IPSI Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa Yogyakarta di GOR Tridadi Sleman, 5 – 7 Oktober 2019. Empat atlet yang diterjunkan berhasil meraih dua medali emas dan dua perak.

Sekolah itu menurunkan Nur Agni Oktavia dan Vida Un Naila, yang berlaga di kelas D putri (45 – 48 kilogram) dan kelas F putri (51 – 53 kilogram), serta Indra Bagus Setiawan dan Hamid Mahmudi yang bertanding di kelas A putra (36 – 39 kilogram) dan G putra (53 – 56 kilogram).

Medali emas diraih Nur Agni Oktavia dan Vida Un Naila. "Kami bangga bisa memenangi laga, meski awalnya tidak begitu optimis setelah melihat pesilat daerah lain," ujar Nur Agni Oktavia, kepada KRJOGJA.com, Rabu (09/10/2019).

Sementara dua perak diraih pesilat putra sekolah yang terletak di Desa Popongan Kecamatan Banyuurip itu. Pelatih pencak silat SMP 26 Purworejo, Muhammad Ali Mashudin menambahkan, Purworejo hanya menerjunkan empat atlet, sedangkan daerah dan sekolah lain, lebih banyak.

Hal itu sempat membuat mental empat atlet muda itu menurun. "Namun terus kami motivasi, hingga mereka bisa bangkit dan akhirnya bisa meraih medali. Empat atlet, empat medali, itu sudah sangat bagus," tuturnya.

Kepala SMP 26 Purworejo Kusnan Kadari mengemukakan, prestasi tersebut mengharumkan nama sekolah. Pencak silat, lanjutnya, menjadi salah satu andalan sekolah untuk menorehkan prestasi. Pesilat sekolah itu sudah berkali-kali menjadi juara di ajang tingkat kabupaten.

Dikatakan, pembinaan dan dukungan optimal adalah faktor penting dalam mencapai prestasi. Latihan rutin digelar selepas jam pelajaran dan diberlakukan tambahan apabila akan menghadapi kompetisi. "Sekolah juga menyiapkan sarpras untuk latihan, menggunakan dana BOS atau komite. Kami juga memberi uang pembinaan bagi mereka yang berprestasi untuk memunculkan semangat dan menarik minat anak untuk ikut silat, sehingga regenerasi pesilat juga tidak pernah putus," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI