Soal Batas Wilayah, Pemkot Magelang Sesuai Keputusan 1987

MAGELANG (KRjogja.com) – Pemerintah Kota Magelang, akan tetap konsisten memedomani keputusan DPRD Kabupaten Magelang dan DPRD Kota Magelang tahun 1987. Dimana, sudah disepakati ada 13 desa di Kabupaten Magelang yang akan masuk Kota Magelang. Meski ada berapa desa yang tidak sepenuhnya, masuk ke wilayah kota seperti Desa Mertoyudan, Bulurejo dan Banyurojo.

“Keputusan itu sampai sekarang belum dicabut. Sementara MOU antara Pemkab dan Pemkot pada tahun 2007 sudah tidak berlaku lagi, karena sesuai pasal 5 Mou itu, berakhir pada tanggal 31 Desember 2007 dan hingga kini tidak diperpanjang," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Sugiharto, ketika dikonfirmasi Minggu (21/08/2016).

MoU tersebut, kata Sugiharto, sebenarnya adalah menindaklanjuti keputusan tahun 1987. Yakni menetapkan batas wilayah 13 desa yang sudah masuk ke Pemkot Magelang dengan wilayah Kabupaten Magelang. "Dokumen kita masih tersimpan rapi dan semua tercatat dan kami akan tetap konsisten memedomani keputusan lembaga tertinggi Kota dan Kabupaten Magelang itu," tegasnya.

Sebelumnya, Plt Sekda Kabupaten Magelang, Agung Trijaya meminta, Pemkot Magelang konsisten menjalankan amanat Permendagri Nomor 1 tahun 2006 yang dirubah menjadi Permendagri Nomor 76 tahun 2012 tentang penegasan batas wilayah. Sebelumnya, tahun 2008 lalu, Pemkab dan Pemkot Magelang sepakat dalam penentuan batas wilayah di tiga sisi yang kemudian tertuang dalam Berita Acara Pelacakan Batas Wilayah dengan ditandatangi Sekda Kota dan Kabupaten Magelang. (Bag)
 

 

 

BERITA REKOMENDASI