Soal Kebondalem, Gugatan Pemkab Banyumas Dinilai Salah Sasaran

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Tim kuasa hukum pengelola kawasan bisnis pertokoan Kebondalem,
Purwokerto PT Graha Cipta Guna (GCG) menilai gugatan yang diajukan Pemkab Banyumas terkait masalah
lahan Kebondalem, dinilai salah sasaran.

Penjelasan tersebut disampaikan tim kuasa hukum PT GCG, Agus Djatmiko, Senin (22/6/2020) kepada
sejumlah awak media di kantornya. Agus menjelaskan seharusnya Pemkab Banyumas menggugat Pengadilan
Negeri Purwokerto yang melakukan eksekusi lahan, bukan PT GCG yang menerima hasil eksekusi.

“Isi materi gugatan Pemkab Banyumas mempersoalkan masalah lahan hasil eksekusi kawasan Pertokoan
Kebondalem,yang saat ini dikelola PT GCG. Sedangkan eksekusi yang dilakukan Pengadilan Negeri
Purwokerto, didasari hasil putusan Mahkamah Agung yang memenangkan gugatan PT GCG terhadap Pemkab,”
kata Agus.

Sehingga jika PT GCG digugat, posisi PT GCG ini hanya sebagai pemohon eksekusi. Sedangkan yang
melakukan eksekusi, adalah Pengadilan Negeri Purwokerto. Melihat fakta hukum itu, posisi PT GCG hanya
sebagai penerima hasil eksekusi.

Sebelumnya Bupati Banyumas Achmad Husein saat rapat paripurna DPRD Banyumas, 17 Juni 2020 lalu,
menyebutkan telah mengajukan gugatan terhadap PT GCG. Gugatan itu diajukan berkaitan dengan lahan yang
dikuasai PT GCG dari hasil eksekusi yang dilakukan PN Purwokerto.

BERITA REKOMENDASI