Soal Korupsi BKK Pringsurat, Kejari Temanggung Ajukan Kasasi

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tidak puas dengan putusan Pengadilan Tinggi Semarang Jawa Tengah pada dua terdakwa korupsi BKK Temanggung, Kejaksaan Negeri Temanggung ajukan kasasi pada Mahkamah Agung. Kasasi akan difokuskan pada uang pengganti yang dinilai masih kecil dan belum memenuhi rasa keadilan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Temanggung, Sabrul Iman mengatakan pada putusan banding di PT Semarang, terdakwa Suharno ditambah hukuman badannya menjadi 12 tahun dan 6 bulan dan Riyanto menjadi 11 tahun dan 6 bulan. Sebelumnya di Pengadilan Tipikor Semarang, Suharno  divonis 11 tahun dan Riyanto 11 tahun penjara. Selain itu denda sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan penjara. Suharno juga dijatuhi pidana membayarkan uang pe?ngganti kerugian negara senilai Rp 1,2 miliar dan Riyanto harus membayar uang pengganti Rp 745 juta.

"Kami ajukan kasasi ke MA karena rupanya uang penganti belum tercakup, sehingga tetap dikejar dan ditambah lagi memori kasasinya. Semoga terjawab dari putusan MA nantinya," kata Sabrul Iman, Selasa (17/9).

Dia mengatakan salinan putusan banding PT Semarang diterimanya pada 6 September lalu yang langsung dilaporkan pada pimpinan.  Pimpinan memberikan petunjuk untuk dilakukan kasasi,  sehingga Selasa (17/9) ini tim JPU Kejaksaan Negeri berangkat ke Semarang untuk menyatakan kasasi ke Makhamah Agung.

"Meski begitu kami tetap menghormati keputusan putusan PT Semarang Jawa Tengah," katanya.
 
Dia menerangkan perjuangan pada kasasi itu adalah pada uang pengganti, sebab dalam persepsi kejaksaan yang dinyatakan urgen kerugian negara itu bukan hanya yang dinikmati terdakwa, tetapi juga akibat perbuatan yang dilakukan sehingga dia mendapatkan keuntungan. Jadi itu sesuai dengan rumusan dari pasal 2 atau 3 jo Pasal 18 UU ?31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. " Intinya, kami mengejar agar pemulihan kerugian negara dapat tercapai," tandasnya.

Dia mengatakan sejumlah aset Perusahaan Daerah (PD) BKK Pringsurat dengan nilai sekitar Rp 42 ?miliar berhasil disita Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung. Aset tersebut merupakan agunan kredit macet yang dikucurkan tidak sesuai dengan prosedur. Penyitaan aset diperlukan untuk kemudian dilelang untuk menutup kerugian negara. (Osy)

 

 

BERITA REKOMENDASI