Soal Pasaraya, Tapem Ingin Segera Dibentuk Tim

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJOGJA.com – Bidang Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkot Salatiga meminta agar segera dibentuk tim terpadu dalam menghadapi berakhirnya kerjasama lahan Pasaraya 1 dan Pasaraya 2 Salatiga dengan pihak ketiga. Kesiapan ini harus dilakukan lebih awal agar tidak terjadi aset mangkrak.

 

Demikian ditegaskan KabagTapem Pemkot Salatiga, Joko Wahono kepada KRJogja.com, Senin (06/01/2020).

"Kerjasama antara Pemkot Salatiga dan pihak ketiga terkait Pasaraya 1 dan Pasaraya 2  akan habis pada Juni 2021.Kalau tidak segera dibentuk tim terpadu maka dikhawatirkan akan gendadapan (kebingungan waktu terbatas) dan tidak siap mengelola. Tim harus dibentuk lebih dini," tandas Joko Wahono.

Ia mengungkapkan tapem sudah mengambil langkah awal dengan memanggil pihak ketiga PT Matahari Mas Sejahtera dan para perwakilan pedagang di Pasaraya 1 dan Pasaraya 2 untuk beri sosialisasi bahwa kios dan lapak dagang yang mereka tempati selama ini sudah hampir habis waktunya 25 tahun.

"Hasil kajian kami sudah kami sampaikan kepada Pak Walikota dan menurut hemat saja harus segera dibentuk tim dan bekerja secepatnya. ini aset yang diperkirakan puluha miliar sampai ratusan miliar," kata Joko.

Tim itu terdiri dari hampir sebagian besar instansi, karena juga ada penghitungan nilai aset oleh Badan Keuangan Daerah (BKD). (Sus)

 

 

BERITA REKOMENDASI