Soal Plt Sekda, Bupati Magelang Kembali Disorot

MAGELANG (KRjogja.com) – DPRD Kabupaten Magelang kembali menyorot, Bupati Zaenal Arifin SIP yang telah membiarkan kekosongan jabatan Sekda dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diwilayahnya. Dewan menilai, Bupati telah gagal dalam melakukan penataan perangkat daerah di lingkungan birokrasi dan mengesampingkan konsepsi dasar penguatan kapasitas perangkat daerah yang ada.

"Hal ini menunjukkan lemahnya bupati dalam pemberdayaan SDM birokrasi, sehingga tidak ada kesempatan untuk memberikan kontribusi pada institusi dan masyarakat. Tidak ada pembelajaran dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis," kata Supardi, juru bicara gabungan fraksi-fraksi di DPRD.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Saryan Adiyanto, Senin (25/07/2016) tadi, Supardi juga menyampaikan, jika bupati tidak mampu melakukan pencerahan, tidak membuka wawasan aparatur untuk berpikir maju, dinamis, kreatif yang mengarah pada perubahan peningkatan kinerja aparatur birokrasi.

"Kualitas dan kapasitas aparatur tidak dikelola dengan baik, karena tidak ada kemantaban organisasi, koordinasi dan sinkronisasi serta evaluasi pada tataran operasional, internal SKPD maupun antar-SKPD," tegasnya. (Bag)
 

 

BERITA REKOMENDASI