Sosialisasi Bendungan Bener Diwarnai Aksi Walk Out

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) menggelar sosialisasi pembebasan tanah terkait pembangunan Bendungan Bener di Balai Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Selasa (27/03/2018). Ratusan warga peserta sosialisasi melakukan aksi walk out.

Mereka meninggalkan acara saat memasuki sesi tanya jawab. Akibatnya balai desa hampir saja ditinggalkan seluruh warga. Hanya beberapa yang bertahan mengikuti sosialisasi.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga yang menolak rencana pengambilan batu dari bukit di Desa Wadas. Batu itu dibutuhkan untuk material timbunan bendungan. "Kami tidak mau bukit digali diambil batunya, kami tegas menolak, tidak akan menjual tanah kami dan memilih keluar dari forum," kata perwakilan warga, Subhan.

Sebagian warga yang tidak diundang dalam sosialisasi menggelar unjuk rasa di halaman kantor desa. Mereka membawa sejumlah spanduk bertuliskan penolakan rencana penambangan batu untuk keperluan pembangunan bendungan.

Kepala Desa Wadas Rita Setyomihayu mengemukakan, sosialisasi berjalan meski ditinggalkan sebagian peserta. Menurutnya, pemerintah desa menghargai sikap masyarakat. Aksi penolakan diperkirakan karena masyarakat belum mengetahui informasi pembangunan secara utuh.

Pihak desa menyerahkan sepenuhnya sosialisasi kepada BBWSO. "Kami sifatnya memfasilitaso tempat saja, semua memang wewenang BBWSO, bahkan siapa saja yang diundang, kami baru tahu setelah menerima undangan balai," terangnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI