Sosialisasi Gerakan Jateng di Rumah Masih Minim

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRjogja.com, Bupati Temanggung Al Khadziq mengakui sosialisaasi ‘Gerakan Jateng di Rumah’ di Temanggung masih minin kendati waktu pelaksanaanya tinggal esuk hari. Untuk itu dia memerintahkan Divisi Informasi dan Komunikasi untuk bergerak melaksanakan sosialisasi pada masyarakat dengan waktu yang tersisa.

” Saya belum melihat dari Divisi Informasi dan Komunikasi Gugus Tugas Covid-19 mengeksekusi publikasi ini, makanya sisa waktu mulai hari ini sampai besuk, publikasi ajakan sebanyak-banyaknya,” kata Bupati Temanggung Al Khadziq, pada rapat koordinasi persiapan ‘Gerakan Jateng Di Rumah Saja’, di pendopo Pengayoman Kamis (4/2) sore.

Menurut dia, karena tinggal pelaksanaan ‘Gerakan Jateng Di Rumah Saja’ tinggal satu hari maka media penyampai pesan yang paling efektif adalah serangan udara, yakni publikasi informasi menggunaan media sosial.

” Masyarakat umum dilakukan dengan serangan udara sebanyak-banyaknya, seintensif-intensifnya, bisa pula memanfaatan televisi dan radio yang dimiliki pemda,” kata dia.

Sedangkan serangan darat, kata dia, dilakukan pada obyek-obyek yang menonjol, seperti toko-toko yang besar-besar dan toko-toko yang berada di keramaian dan pabrik-pabrik. Tempat-tempat itu didatangi satu persatu karena jumlahnya tidaklah banyak.

Dia mengatakan tidak akan mampu mencapai 100 persen pada ‘Gerakan Jateng Di Rumah Saja’ yang pelaksanaanya tanggal 6 dan 7 Februari 2021 mendatang. Namun, diperkirakan 75 persen warga akan berada di rumah sehingga dapat mencegah atau mengurangi penularan Covid-19.

BERITA REKOMENDASI