SOTK Baru, 500 Pembantu Perangkat DesaTerancam ‘Nganggur’

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Sebanyak 574  pembantu perangkat desa terancam akan kehilangan jabatan, apabila  struktur organisasi dan tata kerja (SOTK)  pemerintah desa baru, berdasar Permendagri Nomor 84/2015 tentang SOTK Pemerintah Desa nantinya diberlakukan di Kabupaten Temanggung. Pasalnya, SOTK baru itu membatasi jumlah perangkat desa.

Dengan ketentuan SOTK baru itu pula, praktis tidak ada lagi jabatan pembantu perangkat desa, seperti pembatu kaur atau kasi, yang saat ini terdapat di hampir seluruh desa di Kabupaten Temanggung.  

Menurut Kepala Sub Bagian Administrasi Perangkat Desa di Bagian Pemerintahan Desa Setda Temanggung, Taufik Nurpriyanto, di kantornya, jumlah paling banyak tujuh perangkat desa itu terdiri atas, sekretaris desa, lalu kepala urusan (kaur) tata usaha dan umum, kaur keuangan, dan kaur perencanaan.

"Kemudian ditambah dengan kepala saksi (kasi) pemerintahan, kasi kesejahteraan, dan kasi pelayanan. Sedangkan jumlah paling sedikit lima perangkat desa itu ialah, sekretaris desa, kaur umum dan perencanaan, serta kaur keungan. Kemudian kasi pemerintahan, serta kasi kesejahteraan dan pelayanan," jelasnya. (Mud)

BERITA REKOMENDASI