Stanley Ingin Memotivasi Pelajar Agar Berprestasi

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Stanley Otniel Nagatan (17) baru pulang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Puaka (Paskibraka) di Istana Merdeka pada peringatan kemerdekaan Indonesia ke 71, kemarin. Ia mendapat sambutan meriah dari teman dan gurunya di SMA Bruderan Purworejo, bahkan dari Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Namun nama besar, menjadi terkenal atau kiprahnya yang mengharumkan Jawa Tengah tidak lantas membuatnya berpuas diri.

 

Stanley masih memiliki mimpi lain, yakni membantu pelajar Purworejo, khususnya di SMA Bruderan bisa meraih sukses sepertinya. "Saya ingin memotivasi pelajar di manapun untuk selalu semangat dalam menorehkan prestasi di bidang apapun," tegas Stanley, menjawab pertanyaan KR, Senin (29/8).

Langkah itu mulai dilakukan Stanley ketika pertama kali menjejakkan kaki di SMA Bruderan setelah sebulan dikarantina di Jakarta. Ia bertemu dengan ratusan teman dalam acara penyambutan yang sederhana. Momentum itu pun dimanfaatkan untuk menyemangati temannya. Pertemuan Stanley dengan temannya baru sebentar karena selesai di sekolah, ia dipertemukan dengan Wakil Bupati Purworejo. Dalam pertemuan itu, Stanley mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah serta menyampaikan berbagai hal terkait aktivitasnya sebagai Paskibraka.

"Kebetulan di karantina ada Paskibraka asal DKI Jakarta dan Maluku Utara yang ayahnya asli Purworejo. Kami semakin mudah berkomunikasi dan momen itu saya manfaatkan untuk menceritakan potensi wisata Purworejo dan Jawa Tengah," terangnya.

Prestasi membanggakan Purworejo dan Jawa Tengah dicapai Stanley dengan penuh perjuangan. Ia harus tampil menjadi yang terbaik menyingkirkan calon Paskibraka lain di Purworejo dan 34 kabupaten/kota Jawa Tengah.  

Ada dua kata kunci yang dipercaya Stanley untuk bisa sukses, yakni mimpi dan disiplin. "Setahun lalu, ayah mengatakan bakal merasa bangga jika saya bisa bergabung menjadi Paskibraka. Saya katakan, pasti bisa tahun depan, ternyata betul tahun 2016 ini tercapai," tuturnya.

Disiplin, kata Stanley, juga menjadi kunci karena kesuksesan terkait dengan perilaku seseorang menjalani kehidupannya. "Kalau disiplin dan tepat waktu diterapkan secara konsisten, tinggal sedikit langkah lagi untuk menjadi sukses," ucapnya.

Sementara itu, Yuli Hastuti mengemukakan, masyarakat Purworejo sangat bangga dengan prestasi Stanley. Stanley merupakan orang ketiga Purworejo yang menjadi Paskibraka di istana sejak Indonesia merdeka. "Kami bangga dan berterima kasih atas hasil perjuangan Stanley, semoga bisa menjadi motivasi pemuda Purworejo," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI