STIERA Terjunkan Mahasiswa Bantu Atasi Persoalan UMKM

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – STIE Rajawali (STIERA) Purworejo menerjunkan 61 mahasiswa untuk membantu mengatasi persoalan UMKM di Kabupaten Purworejo. STIE menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (KUKMP) Purworejo sebelum menyebar puluhan mahasiswa itu ke 16 kecamatan di Purworejo.

Kerja sama ditandatangani Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIE Rajawali Hesti Respatiningsih SE MPar dan Kepala Dinas KUKMP Purworejo Bambang Susilo, di aula STIE. “Kami menjalin kerja sama untuk memudahkan langkah kampus dalam berkontribusi membina UMKM di Purworejo,” ungkap Ketua STIE Rajawali Anna Probowati SE MM MPar, kepada KRJOGJA.com, usai menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama.

Mahasiswa akan praktik pada pelaku usaha yang tergabung dalam forum UMKM di enam belas kecamatan. Mereka akan membantu dan memberi masukan kepada UMKM dalam menyelesaikan berbagai kendala bidang produksi dan pemasaran yang dihadapi pelaku usaha.

Menurutnya, diterjunkannya mahasiswa ke 16 kecamatan merupakan hal baru bagi STIE Rajawali. Sebelum pandemi, STIE itu memberangkatkan mahasiswa tingkat akhir untuk magang di berbagai perusahaan luar daerah. “Namun ada hikmah di tengah pandemi ini, yakni kita bisa berkontribusi lebih besar dalam mengembangkan SDM UMKM di Purworejo,” tuturnya.

Mereka yang berangkat magang adalah mahasiswa semester lima dan sudah mengambil mata kuliah Metodologi Penelitian. Mereka sudah bisa menulis karya ilmiah, sekaligus telah menyelesaikan pembelajaran teori dalam kelas.

Setiap kecamatan didampingi empat mahasiswa, sedangkan satu dosen pembimbing membawahi dua kecamatan. “Selain membina, output lainnya adalah mahasiswa mampu membuat laporan berupa profil pelaku usaha anggota forum UMKM di tiap kecamatan. Ini kerja sama saling menguntungkan bagi UMKM dengan terselesaikannya persoalan, mahasiswa ilmunya bertambah, dan kampus dapat menerapkan Tri Dharma perguruan tinggi, yakni penelitian dan pengabdian masyarakat,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI