Sukoharjo Terima Bantuan Pembangunan 1.000 Jamban

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak seribu jamban akan dibangun di Sukoharjo dari bantuan hibah pemerintah pusat sebesar Rp 3 miliar. Pembangunan akan direalisasikan disejumlah wilayah dengan sasaran warga miskin pada tahun 2017.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo Suraji, Selasa (13/12/2016) mengatakan, bantuan sanitasi dari pemerintah pusat ini berupa dana hibah. Nilai bantuan sudah final yakni sebesar Rp 3 miliar. Bantuan tersebut sangat besar karena bisa untuk membangun sebanyak seribu jamban bagi warga miskin.

Setelah memastikan mendapatkan bantuan maka DPU Sukoharjo berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya seperti dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), lurah, kepala desa dan camat. Hal itu dilakukan untuk memastikan siapa warga miskin penerima bantuan. “Per jamban direncanakan akan mendapat bantuan Rp 3 juta dan total semuanya akan dibangun seribu jamban,” ujar Suraji.

Persiapan dilakukan SKPD terkait dengan melakukan pendataan warga miskin. Tahap selanjutnya yakni verifikasi dengan mengecek langsung kondisi warga miskin calon penerima oleh petugas gabungan atau dari SKPD terkait.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan warga miskin calon penerima bantuan belum memiliki jamban. Apabila valid maka langsung dimasukan dalam daftar penerima. Namun bila sudah memiliki jamban maka bantuan akan dialihkan ke warga miskin lain.

Suraji mengatakan, di wilayah Sukoharjo masih ada sejumlah warga yang belum memiliki jamban. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena berpengaruh pada kesehatan warga.

Warga yang belum memiliki jamban biasanya menggunakan kamar mandi dan jamban dari fasilitas umum yang disediakan pemerintah. Kalaupun tidak ada maka warga lebih memilih menggunakan sungai atau saluran air.

Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi menambahkan, adanya bantuan pembangunan seribu jamban sangat membantu baik untuk pemerintah maupun warga miskin penerima. Sebab pembangunan membutuhkan dana sangat besar dan meringankan penerimanya. “Kami harapkan penerima bantuan bisa tepat sasaran dengan lebih dahulu dilakukan proses verifikasi ketat,” ujar Wawan.

Komisi IV DPRD Sukoharjo yang membidangi kesehatan sangat lega karena bantuan jamban bisa meningkatkan kesehatan masyarakat. Sebab dengan memiliki jamban maka masyarakat bisa menjaga hidup bersih. (Mam)

BERITA REKOMENDASI