Sulit Akses TVRI, Biaya Kuota Internet Gagal Dihemat

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – ‘Program Belajar Dari Rumah’ yang disiarkan Televisi Republik
Indonesia (TVRI) yang dimulai sejak 13 April 2020 lalu, hingga Rabu (22/04/2020) sulit
diakses di Kebumen. Imbasnya, pembelian kuota internet oleh wali siswa gagal dihemat.

“Hampir setiap hari pukul 09.30 sampai 10.30 kami siap di depan televisi untuk melihat
program itu. Namun, tayangan itu jarang bisa ditangkap jelas oleh televisi kami. Yang
terlihat, gambarnya buram tanpa suara,” ungkap warga Kutosari Kecamatan/Kabupaten Kebumen,
Siti Fadhila, di rumahnya, Rabu (22/04/2020).

Astrid, anak Siti Fadhila, adalah siswa kelas 6 di sebuah SD negeri di Kutosari Kebumen,
yang setiap hari mendapatkan tugas dari guru kelasnya untuk menyimak program “Belajar Dari
Rumah” TVRI.

“Tugas mencari chanel TVRI tetap kami lakukan. Apabila siaran gagal diakses kami langsung
lapor kepada guru kelas Astrid. Kemudian, guru kelas menggantinya dengan tugas lain,” ujar
Siti.

Keluhan Siti tersebut sama dengan keluhan Zaenal Arifin, siswa kelas 6 SD negeri di kota
Kebumen. Juga Mariam, siswa SD negeri di Wonosari Kebumen serta Vina, siswa SMP Negeri di
kota Kebumen yang tinggal di Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen.

“Pernah satu kali siaran bisa tertangkap jelas di televisi, tapi lebih sering gagalnya,”
ujar Vina.

Tayangan program “Belajar Dari Rumah” yang gagal diakses itu berdampak biaya pembelian
kuota internet oleh orang tua siswa sulit ditekan.

“Pembelian kuota sulit dihemat karena tugas-tugas pengganti dari guru kebanyakan berupa
praktek oleh siswa yang harus direkam video. Lalu, dikirimkan kepada guru menggunakan
aplikasi WA di telepon genggam. Sebagian tugas lainnya diabadikan dengan kamera foto,”
ungkap Siti.

Menurut Siti tugas yang menyertakan rekaman video dan jepretan foto itulah yang
menyebabkan pemakaian kuota internet tinggi. Adapun jenis tugas praktek dari guru
diantaranya memainkan lagu dengan alat musik pianika atau biola, membantu orang tua
mencuci dan menyeterika baju, membuat alat peraga dan menanam tanaman hias dalam pot.
(Dwi)

 

BERITA REKOMENDASI