Sumbo Tinarbuko: Bangun Branding Kota Magelang Butuh Sinergi Kreatif

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Strategi membangun branding Kabupaten Magelang, salah satunya dengan saling berkolaborasi secara kreatif didukung kampus, komunitas, media massa, pengusaha dan pemerintah (KKMPP). Tanpa semua itu, sangat sulit untuk mempercepat proses branding tersebut.

"Membangun proses kehidupan yang bersinergi plus berkesinambungan bersama KKMPP itu, harus dilakukan. Namun semua harus dikomunikasikan dengan masyarakat luas," demikian disampaikan Dr Sumbo Tinarbuka MSn, Dosen Desain Konunikasi Visual Fakuktas Seni Rupa dan Program Pascasarjana ISI Yogyakarta pada Rakor Bakohumas I, yang dilaksanakan Humas dan Protokol Pemkab Magelang di Ruang Bina Praja, Kamis (19/04/2018).

Menurutnya, branding harus menjadi kata kerja dan hidup dan kehidupan serta berkembang didalam jiwa raga manusia. "Brand meliputi segenap jiwa raga dari manusia itu sendiri. Brand adalah hidup dan kehidupan makluk hidup yang digerakkan segenap jiwa raga manusia. Ia bertugas sebagai panglima perang yang mengatur strategi sebuah proses hidup dan kehidupan didunia," jelasnya.

Asisten III Pemkab Magelang, Drs Endra E Wacana yang membuka rakor bertema 'Strategi City Branding Kabupaten Magelang' dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi nara sumber yang dihadirkan adalah seorang praktisi sekakigus pakar city branding yang menguasai bidang ini. "Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat memperoleh konsep yang tepat dalam membranding kabupaten magelang dengan segala potensi yang dimiliki untuk dikembangkan dan dijual. Di sisi lain juga akan muncul kesadaran dari setiap komponen masyarakat yang ada diwilayah ini akan arti dan peran penting strategi city branding dalam upaya mengangkat citra dan membangun kabupaten magelang," katanya.

Dalam kegiatan ini diikuti sekitar 50 para petugas kehumasan dan kontributor WEB seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Magelang. (Bag)

BERITA REKOMENDASI