Suplesi Gunung Butak Mangkrak

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Sejak selesai dibangun pada tahun 2010, suplesi Gunung Butak di Desa Bagelen Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo hingga kini tidak bisa dimanfaatkan. Akibatnya areal pertanian di wilayah itu tidak pernah mendapat suplai air untuk kebutuhan tanaman.

“Suplesi ini awalnya dirancang untuk irigasi dengan debit 80 liter per detik, tapi hanya mampu menghasilkan lima liter per detik,” kata Dimyati warga Desa Bagelen, Rabu (10/08/2016).

Saat menerima kunjungan Bupati Agus Bastian SE MM, Dimyati menjelaskan suplesi yang dibangun tahun 2010 dengan bak penampungan untuk mengambil air dari Sungai Bogowonto itu, awalnya sangat diharapkan petani untuk bisa mengairi lahan pertanian di wilayah Bagelen. “Ada sekitar 198 hektar lahan pertanian di wilayah ini yang sedianya bisa dialiri air dari suplesi ini,” katanya.

Suplesi ini awalnya dirancang akan memanfaatkan air dari Sungai Bogowonto, disedot dan ditampung pada bak penampungan dengan memanfaatkan tenaga diesel sebelum didistribusikan ke areal pertanian. Menanggapi hal itu Agus Bastian berharap agar suplesi ini dapat dimanfaatkan lagi sehingga petani bisa mendapatkan suplai air untuk pertanian. (Nar)

BERITA REKOMENDASI