Tahun 2020, Pemerintah Revitalisasi 29 Pasar

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kementerian Koperasi dan UKM berencana merevitalisasi 29 pasar di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2020. Pasar dengan kondisi rusak dan dianggap kumuh, akan dibangun menjadi kawasan bisnis yang bersih serta nyaman.

Jumlah pasar yang direvitalisasi tidak sebanyak program serupa tahun 2019, terealisasi 53 unit. "Namun untuk tahun 2020 ini ada perbedaan, dimana kami juga membangun dua pasar tematik. Ada pasar tematik untuk mendukung wellness tourism di Nusa Tenggara Barat dan satu lagi pasar tematik jagung," tutur Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM, Victoria Simanungkalit, kepada KRJOGJA.com, usai meresmikan Pasar Rakyat Brunorejo, Kecamatan Bruno Purworejo, Rabu (7/1).

Menurutnya, pemerintah berupaya merevitalisasi pasar agar pedagang tradisional yang ada di dalamnya bisa sejahtera. Mereka bisa bersaing melawan toko modern yang secara kualitas sudah bagus. Selain itu, pasar tradisional juga didorong menjadi tempat memfasilitasi promosi dan pemasaran produk unggulan lokal. 

"Pasar harus bisa menjadi etalase produk unggulan lokal. Upaya itu semakin mudah apabila pasar direvitalisasi menjadi lebih layak, kita angkat pasar desa menjadi bersih dan sehat," ujarnya.

Upaya peningkatan kualitas itu, katanya, membuahkan hasil dengan berkembangnya beberapa pasar tradisional menjadi lebih ramai. "Fasilitas bagus dan didukung pengelola yang kompeten, aktif melakukan pembinaan, maka pasarnya ramai serta berkembang. Di sini peran pemda dalam membina pengurus dan pedagang, haruslah besar," tegasnya.

Pasar Rakyat Brunorejo dibangun dengan dua sumber anggaran. Kemenkop UKM mengucurkan Tugas Pembantuan Kemenkop UKM untuk Program Revitalisasi Pasar Rakyat Rp 950 juta dan Dana Desa Brunorejo 2019 Rp 343 juta. Pasar dikelola Koperasi Serba Usaha AT Tauhid. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI