Tahun 2020, Pengelolaan Lingkungan 25 Usaha

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Berbagai jenis kegiatan dan usaha di Kebumen, diantaranya hotel, rumah makan, rumah sakit dan tempat industri, wajib melaporkan secara tertulis pengelolaan lingkungan di lokasi masing-masing.

“Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen berkomitmen tak akan membiarkan pengelolaan itu hanya sebatas berhenti pada sebuah laporan tertulis saja. Guna mengetahui keakuratan laporan yang dibuat, tim dari Pemkab Kebumen akan terjun langsung ke lokasi untuk melihat bentuk pengelolaannya,” ujar Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkimlh) Kebumen, Ir Tri Mulyono, di ruang kerjanya, Senin  (02/03/2020).

Sepanjang tahun 2020 tim yang terdiri dari Disperkimlh, Sapol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kebumen menargetkan akan menginspeksi mendadak (sidak) atau pemantauan langsung terhadap 25 kegiatan/usaha di Kebumen.

“Secara aturan, pemrakarsa kegiatan atau usaha wajib melaporkan pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPLRPL) setiap semester, namun pengawasan secara langsung di lapangan tetap perlu dilakukan,” ujar Tri Mulyono.

Selain melakukan pengawasan terhadap kegiatan atau usaha yang sudah berizin, Tim juga berupaya memonitoring dan melakukan pembinaan terhadap jenis kegiatan atau usaha yang belum berizin. Diharapkan, dengan pembinaan tersebut pemilik kegiatan atau usaha bersedia mengurus perizinan bagi kegiatan atau usahanya.(Dwi)

BERITA REKOMENDASI