Tahun Ini Pengembangan Kawasan Wisata Borobudur Ditargetkan Selesai

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kementerian Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengadakan rapat pembahasan kawasan wisata Borobudur pada Senin ini. Salah satu bahan dalam rapat ini adalah finalisasi lahan yang digunakan.

“Karena dia pakai lahan PT Perkebunan Nusantara IX. Jadi ganti lahan, tapi udah beres tadi,” tegas Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Senin (9/3/2020).

Pengembangan kawasan pariwisata Borobudur sendiri menurutnya ditargetkan rampung pada tahun ini. Bersama dengan destinasi wisata lainnya, seperti Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita memastikan bahwa seluruh jajarannya akan menepati intruksi presiden Jokowi yang menginginkan pengembangan kawasan pariwisata Borobudur di provinsi Jawa Tengah ditargetkan selesai pada 2020.

Untuk itu pihaknya akan mempercepat proses pengerjaan demi mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kawasan wisata Borobudur sendiri menurutnya akan mengusung konsep wisata alam perbukitan sesuai kondisi geografisnya. “Nanti ada villa, kemudian ada sirkuit mountain bike (MTB),” ungkap nya.

Untuk pembangunan awal kawasan wisata Borobudur, seperti infrastruktur dasar. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp 200 milliar yang sepenuhnya didanai oleh APBN.

“Untuk pengembangan fasilitas lainnya, kita bekerja sama dengan investor. Yang kita kerjar infrastruktur dulu sampai ada investor mulai berminat,” pungkas bos BOB.

Wisata Candi Borobudur masih menjadi destinasi favorit para wisatawan, baik lokal maupun mancangerara. Meski sudah tak masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia, pesona Candi Borobudur tak lantas memudar.

Apabila pengunjung mendatangi Candi Borobudur dengan langsung menuju ke candi dan berjalan-jalan, itu sudah sangat lumrah. Wisatawan lokal maupun internasional butuh sensasi yang berbeda agar menikmati Candi Borobudur bisa menghadirkan roh.(*)

BERITA REKOMENDASI