Taj Yasin Fokus Kesejahteraan Guru TPQ

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Pemerintah provinsi diperbolehkan membuat kebijakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru Tempat Pendidikan Al Quran (TPQ), pondok pesantren dan madrasah. Peningkatan kesejahteraan itu diyakini akan meningkatkan kualitas pendidikan agama masyarakat di Jawa Tengah (Jateng).

Usaha meningkatkan kesejahteraan itu menjadi salah satu janji yang disampaikan Calon Wakil Gubernur Jateng KH Taj Yasin Maimoen di depan ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat silaturahmi di Gedung Wanita Purworejo, Selasa (10/4). Yasin bahkan mengatakan dirinya dan Ganjar Pranowo memiliki hitungan untuk mendukung kebijakan itu.

Menurutnya, dasar rencana itu berawal dari keluhan guru pesantren, TPQ dan majelis. "Mereka galau, bingung mau dibawa ke mana pendidikan agama di Jawa Tengah. Lalu kami ajak negara untuk musyawarah, kami sampaikan keinginan untuk membantu mereka, jawabannya diperbolehkan," ujar Taj Yasin.

Taj Yasin juga menyebut kebutuhan anggaran kurang lebih Rp 331 miliar untuk kesejahteraan sektor pendidikan agama itu. "Data disampaikan, dievaluasi, mana yang harus dibantu dulu. Ternyata rendahnya kesejahteraan pendidik masih jadi persoalan, jadi kami akan fokus ke sana," terangnya. 

Alokasi tersebut akan diusulkan dalam APBD Jateng begitu keduanya terpilih dan dilantik. Taj Yasin meminta seluruh elemen partai koalisi yang duduk di DPRD Jateng untuk mengawal kebijakan dan mewujudkannya dengan anggaran.

Selain itu, Taj Yasin juga mendapat keluhan dari kiai di berbagai daerah Jawa Tengah. Mereka, katanya, berharap pemerintah membantu memberi beasiswa atau penghargaan kepada santri penghafal Al Quran. "Tidak semua pesantren mampu, pun juga santri banyak yang kesulitan membiayai pendidikannya, padahal banyak murid penghafal Al Quran. Saya dan Ganjar berembuk, kami ingin santri berprestasi dapat penghargaan, angkanya Rp 1 juta peranak," tandasnya. (Jas) 

 

BERITA REKOMENDASI