Tak Ingin Musnah, Purworejo Bangkitkan Kembali Kesenian Tradisional

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kesenian tradisional Dolalak kembali digelar di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Purworejo. Selain memberikan hiburan segar, gelar seni tradisional ini sekaligus sebagai persiapan gelar kesenian tradisional massal yang diagendakan bulan depan dengan mengerahkan sekitar 5.000 penari Dolalak.

“Ini sekaligus untuk memberikan hiburan segar kepada warga masyarakat, agar keramaian tidak terpusat di dalam Kota Purworejo,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Purworejo Agung Wibowo AP, Senin (19/8/2019).

Festival kesenian tradisional Dolalak ini kata Agung Wibowo, dilaksanakan di masing-masing kecamatan (16 kecamatan) dengan peserta grup-grup kesenian tradisional yang ada di desa – desa.

“Kita berupaya untuk mengangkat kembali kesenian tradisional yang asli Purworejo ini agar terus dicintai masyarakat,” jelasnya.

Festival Dolalak tingkat kecamatan ini lanjut Agung Wibowo digelar secara bergantian selama bulan Agustus ini.

Sedang peserta Dolalak massal yang akan digelar di Alun-alun besar Purworejo tidak hanya menyertakan grup Dolalak yang tampil dalam festival, namun juga akan melibatkan banyak pihak, termasuk pelajar dari tingkat SD hingga SLTA. 

“Kegiatan ini sekaligus digelar bersamaan dengan gelar seni bersama se eks Karesidenan Kedu,” tambahnya.

Diakui, kesenian tradisional khas Purworejo ini masih tumbuh subur di masyarakat meskipun banyak tumbuh pula kesenian-kesenian modern.(Nar)

BERITA REKOMENDASI