Tak Perlu Berjubel, Kejari Purworejo Punya Gedung Khusus Pelayanan Tilang

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Tingginya angka pelanggaran lalu lintas (Lalin) di wilayah hukum Kabupaten Purworejo membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) sering kewalahan dalam melayani masyarakat pelanggar yang akan mengurus barang bukti (BB) yang ditahan. 

“Pernah mencapai angka 4.000 pelanggar yang akan mengurus BB, akibatnya mereka antri panjang dan kasihan,” kata Kepala Kejari (Kajari) Purworejo Alex Rahman SH, Sabtu (3/8/2019).

Dalam peresmian gedung pelayanan pembayaran denda tilang dan pengembalian BB di kompleks Kantor Kejari setempat, Alex Rahman menjelaskan, bahwa selama ini kasus pelanggaran lalin di wilayah Purworejo cukup tinggi. Dampaknya,  pemerintah dalam hal ini Kejari juga dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan mengurus/mengambil barang yang ditilang. 

“Banyaknya masyarakat yang terjaring pelanggaran tilang mengakibatkan mereka berjubel dalam antrean untuk mengambil BB,” katanya seraya menambahkan, pernah kantor belum buka, sekitar pukul 07.00 masyarakat sudah antre. Padahal pengambilan BB tilang baru dilayani setelah kantor buka. 

Pada kesempatan itu Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM berharap, keberadaan gedung baru beserta seluruh fasilitasnya ini, akan semakin memudahkan masyarakat yang berperkara dalam berlalu lintas. 

Diakui pula, bahwa kendaraan bermotor sebagai sarana transportasi merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi kegiatan perekonomian, sebab  kendaraan bermotor berperan sebagai alat yang memungkinkan pergerakan orang dan atau barang dari suatu wilayah ke wilayah lainnya dalam waktu relatif singkat, efisien dan efektif. 

“Kendaraan bermotor merupakan kontributor utama padatnya lalu lintas, yang berimbas pada terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” katanya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI