Tanah Amblas Putuskan Jalan Desa Plosogaden

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Curah hujan yang tinggi di wilayah Temanggung bagian utara menyebabkan bencana tanah longsor dan tanah amblas sekitar 5 hektare di Dusun Dempel Desa Plosogaden Kecamatan Candiroto.  

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono Sabtu (30/9) mengatakan kejadian terakhir tanah longsor dan tanah amblas pada Jumat (29/9) sekitar pukul 03.00 WIB. "Kejadian sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu, dan terus meluas. Hingga kini telah mencapai kisaran 5 hektare," katanya.

Dikatakan longsor dan tanah ambles itu berlangsung tiap musim penghujan terutama saat curah hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian itu membuat badan jalan penghubung Dusun Dempel dengan Dusun Sinongko Desa Plosogaden terputus. 

"BPBD sedang menyusun laporan atas kejadian itu untuk dikirim ke LIPI Jakarta. Kami berharap segera ada penelitian untuk penanganan bencana tersebut," katanya.

Dikatakan hasil cek di lapangan kejadian dimungkinkan karena adanya rembesan air tanah di lokasi bencana tanah longsor. Ini dapat diketahui dari kontur atau sifat tanah yang labil sehingga mudah terjadi longsor susulan.

Disampaikan tanah yang umumnya lahan pertanian yang amblas mencapai 5 hektare, sehingga dapat dimungkinkan akan terjadinya gagal panen. (Osy)

BERITA REKOMENDASI