Tanah Gerak Ancam 99 Rumah di Purworejo

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Bencana tanah gerak di Kabupaten Purworejo mengancam sedikitnya 99 rumah. Sebanyak 31 rumah mengalami kerusakan ringan hingga total, sedangkan 42 warga menjadi pengungsi.

Pergerakan tanah dilaporkan terjadi di delapan desa Kecamatan Kaligesing, Purworejo dan Loano. "Kalau bicara potensi ancaman, tanah gerak yang dapat menjadi longsor, mengancam ratusan rumah. Namun paling terdampak data kami menyebut 99 rumah," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Drs Boedi Hardjono, kepada KRJOGJA.com, Selasa (12/12).

Menurutnya, pergerakan tanah telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Namun pergerakannya semakin masif setelah Pulau Jawa terkena dampak Siklon Tropis Cempaka. Tanah ambles semakin dalam bahkan merusak bangunan di atasnya.

Pada saat awal kejadian, sedikitnya 60 warga mengungsi karena takut terjadi longsor. Namun sebagian mulai kembali ke rumah setelah menilai situasi sudah aman. "Untuk pengungsi tetap 42 orang, warga terancam lain mengungsi apabila terjadi hujan ekstrim," ungkapnya.

Pihak BPBD dibantu PMI Cabang Purworejo dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menyalurkan logistik untuk pengungsi. Peningkatan kapasitas masyarakat daerah rawan agar semakin peka terhadap potensi bencana juga terus dilakukan lewat kegiatan penyuluhan.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI