Tanggul Belum Diperbaiki, Tangkisan Terancam Banjir

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Tiga titik tanggul Sungai Jali yang jebol di Desa Tangkisan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo, belum mendapat perbaikan. Akibatnya desa itu terancam tergenang apabila Sungai Jali banjir besar.

Tanggul jebol sejak setahun lalu ketika sungai banjir besar. Air meluap hampir melampaui tanggul berketinggian sekitar dua meter dari tanah warga. "Jebol setahun lalu dan sampai sekarang belum diperbaiki," ujar Mochamad Taufiq, Kepala Desa Tangkisan, kepada KRJOGJA.com, Kamis (27/7).

Berbagai upaya dilakukan desa antara lain dengan melaporkan kejadian itu kepada pihak-pihak terkait. Tim teknis dari balai besar sungai, dinas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo juga telah mengecek lokasi.

Namun belum ada langkah konkret pemerintah memperbaiki tanggul tersebut. Berdasar informasi yang diperoleh Taufiq, pemerintah akan menormalisasi Sungai Jali tahun 2017. Saat ini, katanya, desa masih aman mengingat Purworejo sedang musim kemarau. Namun musim hujan akhir 2017 dapat menjadi ancaman mengingat tidak berfungsinya tanggul pelindung banjir itu.

Banjir bahkan tidak hanya mengancam masyarakat Tangkisan. Taufiq menjelaskan, Desa Tanjungrejo, Pogungkalangan dan Krandegan juga bakal kebanjiran apabila Jali meluap seperti peristiwa Juni 2016. "Saat itu Tangkisan terendam 1,5 meter, sedangkan tiga desa lain rata-rata satu meter. Desa kami saja ada 300 KK calon terdampak banjir, belum desa lain, sehingga kira-kira ada ribuan jiwa terancam," tuturnya.

Kaur Pembangunan Tangkisan Haryanto menambahkan, ancaman banjir di empat desa tidak hanya dari Sungai Jali. Tebing Sungai Dulang yang belum seluruhnya ditanggul juga menjadi jalan masuk air.
Apabila Sungai Dulang dan Jali banjir besar, lanjutnya, genangandiperkirakan akan bertahan berhari-hari. "Terdapat pertemuan Sungai Dulang dan Jali di Tangkisan. Meski hulu tidak hujan, air Dulang antre masuk Jali dan prosesnya tidak bisa cepat karena debit dua sungai bergabung jadi satu," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI