Tanggul Hancur, Petani Bingung Belum Bisa Tanam Ulang

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Kondisi petani terdampak banjir di Kebumen, hingga Kamis (31/01/2019) masih memprihatinkan. Setelah tanaman padi mereka puso akibat terendam banjir, mereka pun kebingungan karena belum bisa mengulang penanaman. 

Pasalnya, tanggul-tanggul sungai di dekat sawah mereka hancur dan belum diperbaiki. Sebagian petani lainnya kesulitan air karena saluran irigasi ke lahan mereka tersumbat lumpur. 

"Di desa kami ada sekitar 60 hektar tanaman padi di tepi Kali Mati yang membusuk karena banjir. Petani mendesak kami untuk segera memperbaiki tanggul-tanggul yang hancur karena terjangan banjir, karena mereka belum bisa tanam ulang," ungkap Sekretaris Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo Kebumen, Salukman, di Tepakyang, Kamis (31/01/2019).

Menurut Salukman para petani itu semula sangat bersemangat menyambut musim tanam yang baru setelah mengalami musim kemarau panjang. 

"Namun di saat tanaman padi mereka sudah tumbuh subur, tanpa diduga hujan deras seharian mendatangkan banjir dan membusukkan tanaman padi mereka," ujar Salukman.

Akibat desakan petani itu Pemerintah Desa (Pemdes) Tepakyang meminta agar Pemkab Kebumen segera membantu mereka memperbaiki tanggul-tanggul yang rusak itu agar petani bisa menanami ulang sawah mereka.

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Supangat SSos, ketika ditemui menyatakan bahwa agenda perbaikan tanggul dan bangunan irigasi yang rusak akibat banjir tanggal 15 Januari 2019 lalu, sangat padat. 

"Kondisi kerusakan yang paling parah adalah di Kecamatan Puring dan Adimulyo. Di dua kecamatan ini banyak tanggul dan saluran irigasi rusak. Bahkan, di Desa Mangunharjo hampir semua lahan padinya, sekitar 150 hektar, puso," ujar Supangat.

Mulai Kamis (31/01/2019) DPUPR Kebumen mengirimkan alat-alat berat untuk memperbaiki tanggul-tanggul rusak di Tepakyang. Selain itu, bekerjasama dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Progo Bogowonto Luk Ulo, akan segera memperbaiki kerusakan tanggul Saluran Induk (SI) Sempor Timur Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar, Bendung Bojong Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor, tanggul SI Sempor Barat Desa Kalibeji , Kecamatan Sempor  dan SI Sempor Timur Desa/Kecamatan Sempor Kebumen.(Dwi)

BERITA REKOMENDASI