Tanggulangi Resiko, Purworejo Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebagai langkah antisipasi sekaligus mengurangi dan menanggulangi resiko terjadinya bencana alam, Kabupaten Purworejo menggelar apel kesiapsiagaan bencana.

“Musim hujan sudah datang, dan Purworejo merupakan daerah rawan dan sangat berpotensi terjadi bencana alam,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim SSos Msi, Sabtu (7/11).

Sebelumnya di sela-sela apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Jalan Proklamasi depan Kantor Bupati Purworejo Letkol Lukman Hakim mengatakan, bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi penaggulangan bencana alam yang telah diatur dalam undang undang. “Paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari responsif menjadi preventif,” tandasnya.

Diakui bahwa, wilayah Kabupaten Purworejo merupakan daerah resiko tinggi terhadap berbagai benacana alam. Terutama tanah longsor, banjir, angin rebut dan lainnya. Bahkan berdasarkan hasil kajian, indeks resiko bencana Purworejo menempati peringkat kedua dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah setelah Cilacap.

“Purworejo merupakan daerah dengan berbagai karakteristik geografisnya menjadi multi ancaman terjadinya bencana alam,” kata Lukman Hakim.

Kegiatan yang dihadiri Plt Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA ini selain diikuti unsurTNI/Polri juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, IOF, Banser dan sejumlah komunitas serta relawan yang selama ini bergerak di bidang kebencanaan.

Dari perhitungan BNPB tentang Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI), Purworejo menempati urutan ke-18 dari 496 Kabupaten/Kota se Indonesia dengan skor 215 dan masuk kategori resiko tinggi.(Nar)

 

BERITA REKOMENDASI