Tangis Haru Saat Warga Binaan Sungkem Pada Ibu

 

PURWOREJO, KRJOGJA.com –  Pengelola Rutan Kelas II B Purworejo menghadirkan ibu para warga binaan pada peringatan Hari Ibu 22 Desember 2018. Beberapa warga binaan diberi kesempatan membasuh kaki dan sungkem kepada ibu mereka. Tangis haru pecah ketika tradisi maaf-maafan itu.

Kepala Rutan Purworejo Lukman Agung Widodo mengatakan, dihadirkannya orang tua terutama ibu, memiliki makna mendalam bagi warga binaan. Selama menjalani masa hukuman, mereka tidak bisa bebas bertemu dengan keluarga. "Kami jemput beberapa orang tua dari warga binaan, dihadirkan untuk menemui anak mereka dalam rutan," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Minggu (23/12).
  
Enam ibu perwakilan orang tua yang dihadirkan, duduk di depan aula Baharudin Loppa Rutan Purworejo. Anak mereka duduk bersimpuh di depan kaki ibu. Lalu dengan komando, warga binaan mencuci kaki ibu, lalu sujud sungkem meminta maaf. Bahkan ibu dari warga binaan pingsan ketika memeluk anaknya berinisial AL.  Para orang tua yang tidak menerima sungkem secara simbolis meneteskan air mata. Setelah prosesi, keluarga dibebaskan bertemu warga binaan hingga pukul 12.00.
 

Menurutnya, tradisi tersebut mengingatkan kembali bahwa peran ibu sangat penting dalam keluarga. "Ibu harus dihormati, jangan disakiti, termasuk disakiti hatinya dengan perilaku anak yang menyimpang. Harapan kami warga binaan sadar mereka harus membahagiakan orang tua dan keluarga dengan cara yang baik," terangnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI