Tanyakan Laporan Dugaan Penyimpangan Mantan Kades, Warga Kemiri Kidul Datangi Inspektorat Purworejo

Editor: Agus Sigit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Puluhan warga Desa Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Purworejo, Senin (20/9). Mereka mempertanyakan kelanjutan proses perhitungan kerugian atas dugaan penyimpangan penggunaan anggaran desa, yang dilaporkan ke Polres Purworejo.

Perwakilan warga Kemiri Kidul, Fajar Nugroho Trisunu mengatakan, keinginan warga untuk datang ke Inspektorat Purworejo mengemuka setelah beberapa perwakilan yang berangkat mempertanyakan kelanjutan kasus kepada inspektur, selalu pulang dengan jawaban yang tidak memuaskan. “Kami selalu kawal laporan dugaan penyimpangan yang kini sedang ditangani Satreskrim Polres Purworejo. Informasinya, polisi tinggal menunggu laporan perhitungan kerugian yang dilakukan pihak inspektorat, maka perwakilan warga ada yang rutin menanyakan ke kantor tersebut,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, usai aksi.

Namun, lanjutnya, pihak inspektorat selalu menjawab belum tahu kapan perhitungannya akan selesai. Mereka juga tidak memberikan gambaran waktu selesainya proses tersebut. Dorongan masyarakat untuk berbondong-bondong ke inspektorat semakin kuat ketika rencana perbaikan jalan yang diusulkan warga, urung terealisasi.

“Dalam musyawarah dusun diketahui jika jalan itu termasuk objek yang sedang diperiksa. Warga beranggapan apabila pekerjaan dilakukan, maka dapat mengganggu proses pemeriksaan. Hal itu mendorong warga untuk hadir ke Inspektorat Purworejo dan mempertanyakan kelanjutan laporan mereka,” terangnya.

Menurutnya, dugaan penyimpangan dana tersebut terjadi antara tahun 2016 – 2020. Warga menemukan dugaan penyalahgunaan dalam pembangunan jalan poros desa, saluran irigasi, pembelian molen, hingga soal penyertaan modal bumdesa. “Kami pernah melapor ke Gubernur Ganjar Pranowo lewat aplikasi Lapor Gub, dan rekomendasinya, kami konsultasi hingga inspektorat. Tapi karena hasilnya kurang memuaskan, kami lapor ke Polres Purworejo, kemudian polisi mulai menyelidiki,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI