Tape Lidah Buaya, Minuman Bergizi dan Kekinian

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Lidah buaya sudah dikenal masyarakat sebagai tumbuhan yang kaya manfaat. Beragam olahan dari tanaman ini pun sudah banyak ditemui di pasaran, mulai dari produk kecantikan hingga makanan dan minuman. Namun, pernahkan anda mencoba minuman tape lidah buaya?

Minuman tape lidah buaya diproduksi oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Rama Vera, Sebokarang Wates, Kulonprogo. Ketua P4S Rama Vera, Imam Rodli mengatakan, minuman tape lidah buaya tidak hanya lezat, namun juga kaya manfaat. Produk ini diklaim mampu mengobati maag, diabetes, kolesterol hingga membersihkan usus dan melancarkan BAB.

“Tape lidah buaya ini baru pertama kali ada di Indonesia. Kami berharap bisa menjadi minuman khas milenial di Kulonprogo dan daerah lainnya,” kata Imam, Senin (23/11/2020).

Agar nikmatnya maksimal, tape lidah buaya sebaiknya diminum dalam keadaan segar. Namun, bisa juga dibekukan agar lebih awet sampai tiga hari.

Meski masih baru, lanjut Imam, minuman yang dikemas dalam bentuk cup atau pouch standing ini sudah dikirimkan ke luar daerah seperti Solo dan Cilacap. Ia mengklaim, cukup banyak konsumen yang menyukai produk tersebut hingga P4S Rama Vera mampu mengantongi omset hingga Rp 30 juta per bulan.

“Selain tape, kami juga membuat produk olahan lidah buaya lainnya seperti dodol, es krim, nata de Aloe, dawet atau cendol, keripik hingga kopi dan cokelat,” katanya. (Unt)

BERITA REKOMENDASI