Temanggung Dirikan 6 Posko Larangan Mudik

Editor: Agus Sigit

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung mendirikan enam posko larang mudik yang beroperasional 24 jam untuk menghalangi warga kabupaten tersebut luar masuk.

Sekretaris Dua Satgas penanganan Covid-19 Temanggung Djoko Prasetyono mengatakan enam pos didirikan di perbatasan dengan kabupaten tetangga. Pos itu yakin di Kecamatan Bejen, Kledung, Pringsurat, Kranggan, Parakan dan di sekitar terminal Madureso.

“Pos diperkuat TNI, Polri dan satgas Covid tingkat Desa. Pelintas akan diperiksa, yang tidak memenuhi syarat akan ditolak, diminta untuk kembali ke daerah asal,” kata dia.

Dikatakan syarat melintas, masuk Temanggung diantaranya wajib membawa hasil rapid antigen dengan hasil non reaktif atau PCR hasil negatif. Langkah yang dilakukan pemkab untuk mengendalikan Covid-19.

Disampaikan Pemkab melarangan mudik, yang tertuang di Surat Edaran (SE) Bupati Temanggung nomor 007 tahun 2021 tetang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Dikemukakan larangan mudik dikelompokan tiga periode yakni menjelang masa larangan mudik 25 April sampai 5 Mei 2021, masa larangan mudik antara 6 Mei sampai 17 mei dan paska masa mudik antara 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

Berdasar SE tersebut, dikatakannya, larangan mudik berlaku bagi semua pelaku perjalanan darat yang mengunakan sarana transportasi darat lintas Kabupaten mapun Provinsi dan Pegawai Negri Sipil (PNS). (Osy)

BERITA REKOMENDASI