Temanggung Miliki Gedung Pengadilan Anak

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja,com) – Pengadilan Negeri Temanggung kini memiliki gedung Pengadilan Anak. Gedung berlantai dua seluas 268 meter persegi yang pembangunannya menelan dana Rp 942 juta itu penggunannya diresmikan Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno, Kamis (10/11).

 

Usai peresmian yang ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan bunga, Bupati Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan kerjasama yang telah berbina selama dapat terus berjalan demi tegaknya sistem hukum di Indonesia khususnya di Temanggung.

" Pemkab membantu pembangunan gedung Pengadilan Anak untuk pelayanan pada masyarakat terutama pada anak yang harus berhadapan dengan hukum," katanya.

Selama ini persidangan yang melibatkan anak, baik sebagai saksi maupun terdakwa dilakukan di ruang sidang umum, sebelum dipindah di ruang kecil dengan menyekat ruang perpustakaan. Keprihatainan ini yang mendorong pemkab membantu Pengadilan Negeri mewujudkan keberadaan Pengadilan Anak.

Ketua PN Temanggung Frida Ariyani mengatakan pengadilan anak harus ramah anak, baik jaksa, majelis hakim hingga ruangnya dan kini Pengadilan Negeri Temanggung telah memilikinya. " Gedung baru ini telah layak dan ramah anak," katanya.

Dia mengatakan fasilitas di Pengadilan Anak antara lain ruang sidang, ruang tunggu, ruang teleconference, ruang diversi, ruang kaukus dan toilet. Diharapkan anak yang bermasalah dengan hukum dapat menjalani persidangan dengan baik dan pengadilan benar-benar ramah anak.

Direktur Pranata dan tata Laksanan Perkara Pidana Direktorat Jenderal Peradilan Umum Mahkamah Agung Wahyudin MSi mengatakan gedung Pengadilan Anak di Temanggung sudah ramah anak, hanya saja perlu beberapa sentuhan agar benar-benar ramah anak, seperti warna perabot harus cerah demikian dengan dindingnya. " Dinding perlu di kasih gambar yang disukai anak, meja kursi juga warnanya yang disukai anak," katanya.

Dia mengatakan dari tahun ke tahun anak yang bermasalah dengan hukum, baik sebagai pelaku, korban dan saksi, semakin meningkat rata-rata sekitar seribuan maka itu diperlukan suatu pengadilan yang ramah anak. Dan karena dana yang dimilki MA cupet untuk membangun gedung Pengadilan Anak, maka pihaknya membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI