Temanggung Siapkan 200 Dosis Untuk Vaksinasi Rabies

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung menyediakan layanan gratis 200 dosis vaksinasi bagi hewan piaraan guna mencegah penyakit rabies di kabupaten tersebut.

Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung Esti Dwi Utami mengatakan penyakit rabies tetap menjadi ancaman dan berbahaya bagi hewan dan manusia.

“Rabies bisa menular dari hewan ke manusia melalui gigitan. Sehingga perlu ada vaksinasi rabies pada anjing,” kata dia, Selasa (29/09/2020).

Dia mengatakan di Temanggung layanan vaksinasi gratis dilakukan di Puskeswan Kedu dan Gilingsari. Layanan tersebut diharapkan sebagai stimulan membangkitkan kesadaran masyarakat terkait bahaya penyakit rabies sehingga partisipasi aktif masyarakat kaitannya dengan pencegahan ini bisa melakukan vaksinasi mandiri.

“Vaksinasi mandiri bisa dilayani di dokter-dokter hewan setempat di seluruh Kabupaten Temanggung,” jelas dia.

Dikemukakan Esti, status Kabupaten Temanggung adalah bebas terancam. Di Indonesia sendiri ada 26 provinsi yang sudah positif rabies. Harapannya, Temanggung tetap pada status bebas. Meski demikian harus tetap waspada, sebab berbatasan dengan daerah yang sudah terkonfirmasi rabies yaitu Jabar.

“Jadi Temanggung mempunyai status bebas terancam, karena lalu lintas anjing terutama dari Jabar yang masuk ke Jateng itu luar biasa,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat mewaspadai seandainya membeli anjing, kucing atau kera dari daerah Jabar harus dicermati betul tentang status vaksinasi dari hewan piaraan tersebut.

Dia menjelaskan penularan rabies lewat gigitan hewan, dan pihaknya sudah menjalin kolaborasi dengan kesehatan manusia yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung. Sehingga jika ada kasus gigitan pada manusia nanti pihaknya akan berkonsentrasi pada hewan pembawa rabies, sedangkan orang yang tergigit akan dilaporkan pada puskesmas setempat untuk ditangani.

“Jadi tugas pihaknya melakukan observasi terhadap hewan selama kurang lebih dua minggu, jika selama waktu tersebut hewan tidak menunjukkan ada kelemahan syaraf dan sebagainya maka tidak ada indikasi tertular rabies,” kata dia.

Dikatakan Esti, rabies pada hewan ada yang ganas dan tidak ganas. Biasanya keduanya mempunyai ciri akhir yang sama, yaitu hewan berubah perilaku yang biasanya jinak jadi reaktif, menghindari sinar matahari, dan senantiasa mencari tempat gelap atau sejuk dan yang berbahaya sampai pada mengigit manusia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI