Temanggung Siapkan Kewaspadaan Hadapi Bencana

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana alam di cuaca ekstrim pada musim hujan. Sebab, Temanggung potensial terjadi bencana alam tanah longsor, banjir dan angin puting beliung dan bencana lainnya.

" Kita harus mempersiapkan diri menghadapi situasi darurat khususnya ancaman bencana alam, " kata Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, ditemui usai Apel  Kesiapsiagaan Bencana, di halaman Gedung Pemuda, Jumat  (17/1/2020).

Dia mengatakan intensitas bencana yang terjadi di daerah-daerah lain sekitar Temanggung mengalami peningkatan, sehingga sudah seharusnya melakukan tindakan preventif pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.  

Upaya itu, dikemukakan dengan meningkatkan kewaspadaan pemerintah desa dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dan mendapat edukasi agar memiliki kepekaan tinggi terhadap ancaman yang ada di sekitarnya.

Selain itu, tetap jaga lingkungan dengan tidak melakukan pemotongan lereng, penebangan pohon dan menjaga kebersihan saluran-saluran agar jalan air tidak tersumbat. " Mensiagakan semua sumberdaya yang dimiliki baik itu sumber daya manusia maupun peralatan penanggulangan bencana," katanya.  

Dia mengajak untuk menjadikan Temanggung tangguh bencana dengan slogan kenali ancamannya kurangi resikonya, dengan harapan terwujud pengurangan resiko bencana secara terpadu. " Temanggung tangguh bencana dengan dukungan unsur, instansi, lembaga, pelaku penangulangan bencana bersama-sama masyarakat," katanya.

Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan apel melibatkan 500 personel baik dari TNI, Polri, pemerintah dan relawan serta penyandang disabilitas.  " Kita apelkan juga terkait dengan peralatan baik alat berat dan alat ringan, " katanya.  

Di Temanggung katanya terdapat 4 kecamatan rawan bencana banjir dan 16 kecamatan rawan longsor. Untuk itu pihaknya telah menyiapkan 5 poslapangan untuk mengampu 20 kecamatan.  Pos tersebut di Kecamatan Kaloran, Gemawang, Temanggung, Parakan, Tretep dengan posko induk di BPBD.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan mensiapkan 2 peleton personel Polri untuk membantu penanganan bencana dan dibantu personel dari polsek. " Prinsip polri bantu penanganan bencana. kita siapkan personel," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI