Temanggung Siapkan Tempat Karantina

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, JOGJA.com – Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung memprediksi ada peningkatan kasus Covid-19 paska Lebaran 2021 hingga 500 persen. Sehingga jika saat ini pada kisaran 100 pasien, maka kasus usai liburan dapat mencapai 500 kasus.

“Tahun ini diperkirakan sama dengan tahun lalu, yakni meningkat 500 persen sehingga dari 100 pasien menjadi 500 pasien,” kata Sekretaris II Satgas Covid-19 Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono, Minggu (16/05/2021).

Djoko Prasetyono mengatakan sebagai langkah antisipasi, Pemkab Temanggung mempersiapkan seluruh rumah sakit berikut tenaga medis dan sarpras pendukung untuk perawatan pasien Covid-19. Tempat-tempat karantina milik pemkab, lanjutnya, yakni di Balai Latihan Kerja dan Gedung Pemuda Kowangan telah pula dipersiapkan.

“Kami telah siapkan tempat-tempat untuk penanganan pasien Covid-19, baik yang bergejala maupun tidak bergejala,” kata dia.

Dia meminta tempat-tempat isolasi atau karantina di tingkat desa, bisa diaktifkan kembali jika nanti ada penambahan kasus Covid-19 paska lebaran dan tempat karantina milik pemkab tidak lagi memuat.

“Karantina mandiri di rumah tetap diterapkan, namun tempat- karantina ditingkat desa harus pula disiapkan sebagai langkah antisipasi,” kata dia.

Maka itu, terangnya, Pemerintah meminta pada semua pihak untuk mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada saat lebaran.

“Satgas Covid-19 hingga tingkat desa menekankan pada warga untuk terapkan protokol kesehatan, jangan sampai terlena di lebaran ini,” kata dia.

Djoko mengemukakan tren kasus Covid-19 di Temanggung dalam beberapa waktu terakhir cenderung turun, tetapi tidak bisa lengah sebab memang menjadi tren kenaikan angka Covid-19 pasca liburan panjang seperti lebaran.

Semua pihak, terusnya, harus mampu mencegah dengan melakukan berbagai langkah antisipasif sehingga tidak ada lonjakan penularan Covid-19. Meski begitu antisipatif tetap dilakukan. (Osy)

BERITA REKOMENDASI