Tembakau Lesu, Orang dekat Jokowi Langsung Datangi Pembelian di Temanggung

Editor: Ary B Prass

 

TEMANGGUNG, KRjogja.com – Pembelian tembakau tidak juga terdongkrak. Orang dekat Presiden Jokowi pantauan langsung pembelian tembakau rajangan kering di gudang perwakilan pabrik rokok di Kabupaten Temanggung, Kamis (16/9/2021). Ia adalah Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (DPDTTI), Budi Ari Setiadi.

Ia didampingi sejumlah pejabat kementerian. Ia juga bersama beberapa kepala desa dan mantan kepala desa, dari daerah penghasil tembakau di kabupaten tersebut.

Di gudang perwakilan pabrik rokok PT Gudang Garam, ia melihat proses pembelian tembakau rajangan kering. Diantaranya mulai dari penakaran kualitas, pemberian label harga oleh pabrikan rokok setelah dinyatakan tembakau masuk kualifikasi yang ditetapkan, hingga masuknya tembakau ke dalam gudang untuk disimpan sebelum dibawa ke pabrik di Kediri.

Saat pemantauan itu, Budi Ari Setiadi berdialog dengan beberapa grader PT Gudang Garam dan kepala desa serta mantan kepala desa terkait dengan jual beli tembakau selama ini terutama pada musim panen 2021. Ia juga menggali informasi pengaruh tembakau sebagai komoditas andalan terhadap kehidupan warga desa, terutama dalam upaya peningkatan kesejahteraan.

Budi Ari Setiadi mengatakan kehadirannya untuk mengetahui lebih mendalam tentang pertembakauan terutama dalam peningkatan ekonomi di desa. Tembakau selama ini menjadi komoditas andalan warga di Temanggung dan punya efek berganda di berbagai sektor. ” Sebagai komoditas andalan, tembakau harus dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan di desa,” kata dia.

Dia berharap pada pabrik rokok untuk dapat menolong petani dengan membeli tembakau hasil budidaya dengan harga yang menguntungkan sehingga ada geliat ekonomi di pedesaan apalagi kini pada masa Pandemi Covid-19.

” Petani harus ditolong jangan sampai semakin terpuruk. Pabrik mohon membeli tembakau rakyat dengan harga menguntungkan,” kata dia sembari mengemukakan pembelian tembakau itu akan berdampak pada ketahanan desa.

 

BERITA REKOMENDASI