Tembakau Siap Panen, Juragan Tak Datang

KEBUMEN (KRjogja.com) – Nasib petani tembakau Desa Kalijaya Kecamatan Alian  Kebumen di musim tanam tahun ini sangat berbeda dengan musim-musim tanam sebelumnya. Kali ini pada saat mereka siap panen, ternyata tak satupun  juragan tembakau dari Temanggung dan Wonosobo yang datang untuk membeli  tembakau mereka.

"Padahal tahun-tahun lalu, setiap panen tiba belasan juragan tembakau dari Temanggung dan Wonosobo sudah berdatangan ke sini sejak pagi dengan membawa  kendaraan pengangkut daun tembakau," ungkap petani tembakau Kalijaya, M Jarir, Selasa (06/09/2016), di lahannya.

Jarir yang menanam 1.600 batang tanaman tembakau berdaun lebar sejak 12 Juni  2016 di lahan seluas 700 meter pesegi itu mengaku pasrah dengan tiadanya  pembeli yang langsung datang ke lahan tembakaunya. Sebagai alternatifnya ia  berniat akan memanen sendiri tanaman tembakaunya kemudian diolahnya menjadi  tembakau rajangan yang akan dijualnya kepada pedagang tembakau di desa
tetangga.

Menurut Yasin, rekan Jarir, di kalangan pedagang tembakau berbagai daerah tembakau Kalijaya selama ini dikenal sebagai tembakau berkualitas bagus  dan dikenal sebagai tembakau 'pal kuning' Kalijaya. Baru kali ini terjadi, musim panen tanpa kehadiran pedagang tembakau dari Temanggung dan Wonosobo.

" Kami memahami alasan mereka tak datang kemari, karena tahun ini sangat  jarang petani yang menanam tembakau akibat cuaca kemarau yang masih sering turun hujan. Hanya ada sekitar 11 petani yang kini nekad menanam  tembakau, padahal tahun-tahun lalu sekitar 150 petani yang menanam tembakau,"  ujar Yasin. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI