Tenaga Pendidikan Kabupaten Magelang Siap Bergabung BPJAMSOSTEK

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tenaga Pendidik dan Kependidikan di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang siap ikut bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Hal tersebut sebagai hasil tindak lanjut dan implementasi dari Surat Edaran (SE) Mendikbudristek Nomor 8 tahun 2021 tentang Tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pada Satuan Pendidikan Formal Dan Nonformal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Magelang di Kecamatan Salaman. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Muh Rofi, Kepala Bidang Pembinaan PAUD Susmiyati Jiwaningrum serta pegawai dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang.

Dalam sambutannya, Muh Rofi menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang serta sebagai bentuk kepatuhan dari Tenaga Pendidik dan Kependidikan atas SE Mendikbudristek Nomor 8 tahun 2021.

“Dengan adanya sosialisasi tersebut, kami harapkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan diluar ASN, akan memahami program jaminan sosial Ketenagakerjaan dan dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana mestinya tertuang dalam SE Mendikbudristek tersebut,” kata Muh Rofi.

Dikonfirmasi secara terpisah di kantornya, Kepala BPJAMSOSTEK Magelang, Budi Santoso mengatakan kegiatan tersebut merupakan sosialisasi yang dilakukan secara bersamaan pada hari tersebut (02/02/2022) di beberapa lokasi termasuk Disdikbud Kabupaten Magelang dan TK Aba Bandongan.

Budi Santoso mengatakan bahwa di Kabupaten Magelang ada potensi dari Tenaga Pendidik dan Kependidikan sekitar 15 ribu pekerja yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dimana dalam SE dipersyarakatkan untuk proses perpanjangan izin operasional harus terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan bukti sertifikat kepesertaan dari BPJAMSOSTEK.

“Selain itu untuk pengusulan sertifikasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan harus wajib menyampaikan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga seluruh pendidik atau guru harus menjadi peserta BPJAMSOSTEK, kecuali yang berstatus sebagai ASN,” tutup Budi Santoso. (Bag)

BERITA REKOMENDASI