Tenggak Miras, Siap-siap Kena Didenda

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Penegak hukum di Kabupaten Purworejo tidak main-main dalam menegakkan aturan terkait pelanggaran minuman keras (miras). Baru-baru ini, Pengadilan Negeri (PN) Purworejo menghukum beberapa peminum miras dengan denda Rp 300 ribu.

Penertiban peredaran miras tidak pandang bulu. Bahkan polisi mengajukan konsumen ke meja hijau meski hanya minum segelas miras. "Itu yang dihukum tindak pidana ringan (tipiring) paling hanya minum dua gelas, dendanya minimal Rp 250 ribu – Rp 300 ribu. Jadi jangan nekat minum miras, apalagi jualan, kecuali mau kena hukum," ujar Kasat Sabhara Polres Purworejo, AKP Prayogo Setyabudi SH, Sabtu (27/05/2017).

Keputusan tipiring bagi penyalur atau penjual miras lebih berat lagi. Mereka yang terjaring menjual minuman, didenda majelis hakim Rp 850 ribu subsider tujuh hari kurungan.

Padahal, lagi-lagi miras yang dijual tidaklah banyak, hanya sekitar belasan botol saja. Bahkan, untuk kasus besar seperti terjadi sekitar setahun lalu, seorang penjual dihukum denda Rp 20 juta. "Tahun lalu kami pernah razia dua pengedar, mirasnya memang ribuan botol, jadi denda yang harus dibayar kepada negara total Rp 40 juta," tuturnya.

Menurutnya, vonis untuk para pelaku miras itu tergolong tinggi. Sanksi diputus agar para peminum dan penjual miras menjadi jera.

Satuan sabhara akan terus melakukan penertiban hingga usai lebaran. Polisi, katanya, tidak akan memberi toleransi terhadap peredaran miras di Purworejo. Pemerintah kabupaten melarang minuman beralkohol beredar di Purworejo. (Jas)

BERITA REKOMENDASI